Kompetisi ini menarik lebih dari 100 tim dari banyak universitas dan perguruan tinggi.
Foto: BTC
"Gen Z x Gen AI" - Ide-ide kecil menjadi gerakan besar
Dengan tema "AI Praktis untuk Mahasiswa Pemasaran", kompetisi ini tidak hanya memperkenalkan teknologi tetapi juga mengharuskan kandidat untuk menerapkan kecerdasan buatan (AI) ke seluruh proses praktis.
Awalnya, penyelenggara kontes berencana untuk menghubungkan 3 hingga 5 perguruan tinggi dan universitas di daerah tetangga, tetapi setelah peluncurannya yang singkat, kontes ini menyebar, menarik lebih dari 100 tim dari banyak sekolah: Universitas Perdagangan Luar Negeri, Universitas Ekonomi & Administrasi Bisnis Thai Nguyen, Akademi Teknologi Pos dan Telekomunikasi, Ketenagalistrikan, Universitas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Thanh Hoa, Teknologi Dong A,FPT , Universitas Phenikaa; perguruan tinggi termasuk UK BTEC FPT, Vietnam America Hanoi.
Kontes ini juga mendapat perhatian dan dukungan dari banyak bisnis seperti iOn Group, iMind Vietnam atau Dat Viet Media and Entertainment Joint Stock Company.
Hadiah pertama jatuh kepada tim Big Win (Politeknik FPT)
Foto: BTC
Pengalaman hidup nyata dan pelajaran yang melampaui ekspektasi
Menurut mahasiswa Pham Thi Phuong Anh dari Universitas Perdagangan Luar Negeri, di babak final, tim hanya memiliki waktu lebih dari satu jam untuk menyelesaikan produk komunikasi untuk sekolah yang mereka hadiri. Semua tahapan – mulai dari penulisan prompt, penulisan naskah, hingga pascaproduksi – harus dilakukan menggunakan perangkat AI. Panitia penyelenggara menerapkan AI untuk menilai berdasarkan serangkaian kriteria (prompt) yang dibuat oleh para dosen, memastikan keadilan bagi semua tim. Ini adalah metode pembelajaran dan pengujian modern, dan kami beruntung memiliki akses ke sana.
Ibu Pham Thi Nhu Quynh, Kepala Departemen E-commerce, Politeknik FPT, mengatakan: "Penggunaan AI untuk menilai ujian tidak hanya mengobjektifikasi hasil ujian, tetapi juga merupakan cara bagi dosen untuk memperbarui teknologi, sehingga membimbing mahasiswa untuk menggunakan AI secara efektif dan bertanggung jawab."
"Ini bisa dianggap sebagai 'kursus pelatihan kilat' bagi banyak mahasiswa. Mereka akan belajar cara melakukan riset pasar menggunakan AI dan membuat video menggunakan perangkat AI dalam waktu terbatas; dan mereka juga akan berkesempatan untuk terhubung dengan komunitas mahasiswa pecinta teknologi dari berbagai perguruan tinggi dan universitas," ujar Dr. Bui Thi Thanh Huong, Fakultas Pemasaran, Perdagangan, dan Pariwisata, Universitas Ekonomi dan Administrasi Bisnis, Universitas Thai Nguyen.
Ada 10 hadiah yang diberikan kepada 10 tim yang berkompetisi, di mana hadiah pertama diberikan kepada tim Big Win (FPT Polytechnic College), hadiah kedua diberikan kepada tim OPTIMIST (Posts and Telecommunications Institute of Technology), dan hadiah ketiga diberikan kepada tim Three Meo Meo (FPT Polytechnic College).
Siswa Nguyen Kim Trang, perwakilan tim Big Win, mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan membawa sekolah meraih kemenangan, dan berterima kasih atas masukan-masukan praktis dari para juri. "Proses peninjauan ujian membantu kami menyadari banyak hal, mengumpulkan pengalaman dalam menggunakan AI untuk karier kami di masa depan," ujar Trang.
Diselenggarakan untuk pertama kalinya, "Gen Z x Gen AI" menjadi ajang pertemuan ilmu pengetahuan, kreativitas, dan semangat penerapan teknologi dalam kehidupan.
Foto: BTC
Lebih dari sekedar kompetisi
Bapak Nguyen Thanh Nam, Wakil Rektor dan Kepala Departemen Pelatihan Politeknik FPT, mengatakan bahwa kontes ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang menanggapi gerakan "Pendidikan Digital Populer dan AI Populer" yang diluncurkan oleh Pemerintah. Hasil akhir terus menegaskan upaya perguruan tinggi dan universitas di wilayah Utara pada umumnya, dan Politeknik FPT pada khususnya, dalam menghadirkan platform AI ke dalam ruang kelas, mengembangkan teknologi inti, dan menciptakan ekosistem AI bagi generasi muda. "Kami mengejar moto AI First, menjadikan AI sebagai keterampilan utama. Generasi Z tidak hanya tahu cara menggunakannya, tetapi juga harus memanfaatkan dan menguasai teknologi digital secara komprehensif untuk berpartisipasi secara mendalam dalam ekonomi dan masyarakat digital," ujar Bapak Nam.
Meskipun baru pertama kali diselenggarakan, "Gen Z x Gen AI" menjadi wadah pertemuan antara pengetahuan, kreativitas, dan semangat penerapan teknologi dalam kehidupan. Dari ide pemasaran yang inovatif hingga produk media berkualitas, acara ini menunjukkan bahwa dengan perangkat dan lingkungan kreatif, siswa Vietnam dapat sepenuhnya menguasai kecerdasan buatan—tidak hanya untuk belajar, tetapi juga untuk menaklukkan pasar tenaga kerja global.
Sumber: https://thanhnien.vn/san-choi-ai-thuc-nghiep-khoi-goi-kha-nang-sang-tao-cua-sinh-vien-18525081515284942.htm
Komentar (0)