Ketua Komite Rakyat Provinsi baru saja meminta kepala departemen, lembaga, unit, dan otoritas lokal terkait untuk memperkuat solusi guna mengelola stempel elektronik rokok dan alkohol produksi dan konsumsi dalam negeri di Binh Thuan .
Secara khusus, Dinas Pajak Binh Thuan berkewajiban untuk memantau, meninjau, dan memberikan nasihat kepada Ketua Komite Rakyat Provinsi (Ketua Komite Pengarah untuk Penagihan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Pencegahan Kehilangan Pendapatan di provinsi tersebut) guna melengkapi dan melengkapi susunan Komite Pengarah dan Komite Tetap Komite Pengarah untuk Penagihan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Pencegahan Kehilangan Pendapatan. Berkoordinasi dengan instansi dan unit kerja sesuai tugas yang diberikan untuk melaporkan dan mengusulkan kepada Komite Rakyat Provinsi agar mempertimbangkan dan mengarahkan pelaksanaan isu-isu terkait guna berkontribusi pada pencegahan kehilangan pajak di Binh Thuan.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan mengarahkan dan meninjau semua fasilitas produksi alkohol dan tembakau serta berkoordinasi dengan otoritas pajak dan tingkat serta sektor lainnya untuk melakukan inspeksi di setiap komune, kecamatan, dan kotamadya terkait status terkini produksi dan bisnis, perizinan, pendaftaran, penggunaan meterai, serta pelaporan dan pembayaran pajak. Selain itu, memperkuat inspeksi dan penanganan pelanggaran peraturan tentang pembubuhan meterai alkohol dan tembakau sesuai dengan Peraturan Pemerintah tentang sanksi administratif atas pelanggaran dalam kegiatan komersial, produksi dan perdagangan barang palsu dan terlarang, serta perlindungan konsumen.
Permasalahan ini juga sedang dipahami secara mendalam oleh dinas, cabang, instansi, unit, dan Komite Rakyat terkait di tingkat kabupaten, kota, dan kabupaten di provinsi ini, berkoordinasi dengan otoritas pajak, untuk terus memahami dan mengarahkan secara menyeluruh penerapan tegas pengelolaan stempel rokok elektronik dan stempel alkohol elektronik di daerah. Di sisi lain, perlu juga memperkuat pengawasan dan pengendalian produksi dan kegiatan usaha, produk yang dijual dan beredar di daerah, serta memberikan sanksi terhadap pelanggaran peraturan pelabelan alkohol dan tembakau. Bersamaan dengan itu, perlu juga memperkuat sosialisasi kepada setiap kelurahan, kecamatan, desa, lingkungan, pegawai negeri sipil, pegawai negeri sipil, pekerja, organisasi, dan individu yang memproduksi alkohol dan tembakau, serta memahami secara menyeluruh persyaratan dari seluruh tingkatan cabang, serikat pekerja, unit, organisasi, dan instansi negara untuk tidak menggunakan produk tanpa stempel atau produk yang tidak menjamin keasliannya sesuai peraturan.
Organisasi dan individu yang memproduksi dan memperdagangkan tembakau dan alkohol di provinsi ini wajib mendaftar, membubuhkan stempel elektronik, serta mendaftarkan, melaporkan, dan membayar pajak sesuai peraturan. Jangan menggunakan produk alkohol dan tembakau tanpa stempel atau tanpa jaminan asal usul, dan utamakan memilih produk dengan asal usul yang jelas serta memastikan standar kualitas dan keamanan pangan sesuai peraturan.
Sumber
Komentar (0)