Kapal 20 memulai perjalanannya ke Makassar pada 28 Mei setelah mengikuti Latihan Laut, kegiatan terakhir dalam rangka Pameran Dirgantara dan Maritim Internasional Langkawi, Malaysia (LIMA 2023).

Sesuai rencana, dalam rangka MNEK-4, perwira dan prajurit Kapal 20 dan Kelompok Kerja akan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan seperti parade kapal internasional, parade jalanan, latihan angkatan laut multilateral di laut, pertukaran budaya, olahraga , kuliner, dll.

Perwira dan prajurit Kapal 20 beserta delegasi pekerja saat kapal melintasi garis khatulistiwa pada pukul 7.00 pagi tanggal 31 Mei. Kapal 20 merupakan kapal pertama di Wilayah Angkatan Laut 3 yang melaksanakan misi urusan luar negeri multilateral dan melintasi garis khatulistiwa.

Bendera Vietnam berkibar berdampingan dengan bendera Indonesia dan bendera Angkatan Laut Rakyat Vietnam.

Kapal 20 mendekati tempat berlabuh.

Kapal 20 berlabuh di Makassar, Indonesia.

Kapal negara peserta MNEK-4.

Letnan Kolonel Bui Viet Luong (paling kanan), Asisten Departemen Luar Negeri Angkatan Laut, dan kelompok kerja menyepakati rencana untuk berpartisipasi dalam MNEK-4 dengan perwira penghubung Indonesia.

Perjalanan Kapal 20 dan Kelompok Kerja ke Malaysia dan Indonesia bertujuan untuk melaksanakan sudut pandang yang diarahkan oleh Komisi Militer Pusat dan Kementerian Pertahanan Nasional mengenai integrasi internasional dan diplomasi pertahanan; terus meningkatkan kemampuan untuk berkoordinasi dan bekerja sama dalam menanggapi tantangan bersama dalam keamanan maritim; mengkonsolidasikan dan lebih lanjut memperkuat persahabatan dan kerja sama yang baik yang telah terjalin antara Tentara Rakyat Vietnam dan Angkatan Laut Rakyat Vietnam dengan angkatan darat dan laut negara lain.

Berita dan foto: NGOC HUNG (dari Makassar, Indonesia)