Tim voli wanita Jerman masih terlalu kuat.
Meskipun menghadapi tim putri Jerman, lawan yang peringkatnya 11 peringkat lebih tinggi di Federasi Bola Voli Internasional (FIVB), tim voli putri Vietnam tidak menunjukkan kelemahan. Di set pertama, anak-anak asuh pelatih Nguyen Tuan Kiet menciptakan permainan ofensif yang cukup seimbang dengan tim Jerman.
Kapten Thanh Thuy dari Vietnam dan kapten Camilla Weitzel dari Jerman
Di beberapa titik, tim Vietnam berhasil mengejar ketertinggalan berkat skor impresif Nguyen Thi Trinh dan kapten Tran Thi Thanh Thuy. Namun, tim Jerman menunjukkan ketangguhan mereka dengan individu-individu yang mampu bersinar di saat yang tepat, membantu mereka memimpin dari selisih 15 poin dan mempertahankan selisih aman 6-7 poin. Hasilnya, Jerman memenangkan set pertama dengan skor 25-18.
Memasuki set kedua, tim Jerman perlahan-lahan mulai menguasai ritme pertandingan dan mendominasi permainan. Sejak poin ke-4, tim ini terus meraih poin-poin impresif, membangun jarak aman. Terkadang, selisih poin antara kedua tim mencapai 12 poin.
Jerman menduduki peringkat ke-11 di dunia dan Vietnam menduduki peringkat ke-22.
Meskipun kapten Thanh Thuy bermain dengan usaha keras dan mencetak banyak poin penting, usaha satu pemain saja tidak cukup bagi Vietnam untuk menciptakan kejutan. Meskipun tim Vietnam berhasil meraih 5 poin beruntun untuk memperkecil ketertinggalan, mereka tetap harus menerima kekalahan di set kedua dengan skor 25-17.
Sorotan Thanh Thuy
Tanpa beban, tim putri Vietnam bangkit dengan kuat di set ketiga. Mengejar poin demi poin di awal, tim Vietnam akhirnya memimpin dengan selisih tipis dari poin ke-6. Di set ini pula, pelatih Nguyen Tuan Kiet memutuskan untuk memberi kesempatan kepada Nguyen Thi Uyen dan Nguyen Thi Phuong. Namun, keunggulan ini tidak bertahan lama, karena tim putri Jerman mencetak serangkaian poin impresif dari kedua sisi serangan, blok, dan servis langsung.
Thanh Thuy masih menjadi sorotan bagi tim putri Vietnam di set ini, karena ia menyerang dengan kuat sekaligus bertahan dengan gigih. Namun, kapten Jerman, Camilla Weitzel, menunjukkan keunggulannya dengan serangan-serangan tajam dari sisi lapangan dan servis langsung yang sangat rumit.
Pelatih Nguyen Tuan Kiet dan timnya bertujuan untuk memenangkan pertandingan final.
Pada akhirnya, tim putri Jerman memenangkan set ketiga dengan skor 25-21, sehingga menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0. Berkat kemenangan ini, tim putri Jerman untuk sementara berada di atas tim putri Polandia dengan rekor menang-kalah, sementara Polandia kalah 1 set dari Vietnam di pertandingan pertama dan untuk sementara berada di peringkat kedua.
Dengan kekalahan ini, peluang tim putri Vietnam untuk lolos ke babak selanjutnya telah tertutup. Namun, di pertandingan terakhir babak penyisihan grup, kami akan menghadapi tim putri Kenya (peringkat 23 FIVB) dan berharap menang untuk mengucapkan selamat tinggal pada turnamen ini dengan kenangan indah. Sementara itu, perebutan posisi pertama dan kedua Grup G akan ditentukan dalam pertandingan antara Polandia dan Jerman.
Source: https://thanhnien.vn/thanh-thuy-ganh-hang-cong-bong-chuyen-nu-viet-nam-thua-duc-cho-thang-kenya-truoc-khi-roi-giai-the-gioi-185250825182057821.htm
Komentar (0)