Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Thanh Thuy pimpin serangan, tim voli putri Vietnam kalah dari Jerman: Menunggu kalahkan Kenya sebelum hengkang dari turnamen dunia

Tim voli putri Vietnam menghadapi pertandingan yang sangat sengit melawan tim voli putri Jerman di Piala Dunia Bola Voli Putri. Meskipun tidak menang, para pemain putri Vietnam tetap menunjukkan semangat juang yang kuat, dan usaha Thanh Thuy patut diacungi jempol.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên25/08/2025

Tim voli wanita Jerman masih terlalu kuat.

Meskipun menghadapi tim putri Jerman, lawan yang peringkatnya 11 peringkat lebih tinggi di Federasi Bola Voli Internasional (FIVB), tim voli putri Vietnam tidak menunjukkan kelemahan. Di set pertama, anak-anak asuh pelatih Nguyen Tuan Kiet menciptakan permainan ofensif yang cukup seimbang dengan tim Jerman.

Thanh Thúy gánh hàng công, bóng chuyền nữ Việt Nam thua Đức: Chờ thắng Kenya trước khi rời giải thế giới- Ảnh 1.

Kapten Thanh Thuy dari Vietnam dan kapten Camilla Weitzel dari Jerman

Di beberapa titik, tim Vietnam berhasil mengejar ketertinggalan berkat skor impresif Nguyen Thi Trinh dan kapten Tran Thi Thanh Thuy. Namun, tim Jerman menunjukkan ketangguhan mereka dengan individu-individu yang mampu bersinar di saat yang tepat, membantu mereka memimpin dari selisih 15 poin dan mempertahankan selisih aman 6-7 poin. Hasilnya, Jerman memenangkan set pertama dengan skor 25-18.

Memasuki set kedua, tim Jerman perlahan-lahan mulai menguasai ritme pertandingan dan mendominasi permainan. Sejak poin ke-4, tim ini terus meraih poin-poin impresif, membangun jarak aman. Terkadang, selisih poin antara kedua tim mencapai 12 poin.

Thanh Thúy gánh hàng công, bóng chuyền nữ Việt Nam thua Đức: Chờ thắng Kenya trước khi rời giải thế giới- Ảnh 2.

Jerman menduduki peringkat ke-11 di dunia dan Vietnam menduduki peringkat ke-22.

Meskipun kapten Thanh Thuy bermain dengan usaha keras dan mencetak banyak poin penting, usaha satu pemain saja tidak cukup bagi Vietnam untuk menciptakan kejutan. Meskipun tim Vietnam berhasil meraih 5 poin beruntun untuk memperkecil ketertinggalan, mereka tetap harus menerima kekalahan di set kedua dengan skor 25-17.

Sorotan Thanh Thuy

Tanpa beban, tim putri Vietnam bangkit dengan kuat di set ketiga. Mengejar poin demi poin di awal, tim Vietnam akhirnya memimpin dengan selisih tipis dari poin ke-6. Di set ini pula, pelatih Nguyen Tuan Kiet memutuskan untuk memberi kesempatan kepada Nguyen Thi Uyen dan Nguyen Thi Phuong. Namun, keunggulan ini tidak bertahan lama, karena tim putri Jerman mencetak serangkaian poin impresif dari kedua sisi serangan, blok, dan servis langsung.

Thanh Thuy masih menjadi sorotan bagi tim putri Vietnam di set ini, karena ia menyerang dengan kuat sekaligus bertahan dengan gigih. Namun, kapten Jerman, Camilla Weitzel, menunjukkan keunggulannya dengan serangan-serangan tajam dari sisi lapangan dan servis langsung yang sangat rumit.

Thanh Thúy gánh hàng công, bóng chuyền nữ Việt Nam thua Đức: Chờ thắng Kenya trước khi rời giải thế giới- Ảnh 3.

Pelatih Nguyen Tuan Kiet dan timnya bertujuan untuk memenangkan pertandingan final.

Pada akhirnya, tim putri Jerman memenangkan set ketiga dengan skor 25-21, sehingga menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0. Berkat kemenangan ini, tim putri Jerman untuk sementara berada di atas tim putri Polandia dengan rekor menang-kalah, sementara Polandia kalah 1 set dari Vietnam di pertandingan pertama dan untuk sementara berada di peringkat kedua.

Dengan kekalahan ini, peluang tim putri Vietnam untuk lolos ke babak selanjutnya telah tertutup. Namun, di pertandingan terakhir babak penyisihan grup, kami akan menghadapi tim putri Kenya (peringkat 23 FIVB) dan berharap menang untuk mengucapkan selamat tinggal pada turnamen ini dengan kenangan indah. Sementara itu, perebutan posisi pertama dan kedua Grup G akan ditentukan dalam pertandingan antara Polandia dan Jerman.

Source: https://thanhnien.vn/thanh-thuy-ganh-hang-cong-bong-chuyen-nu-viet-nam-thua-duc-cho-thang-kenya-truoc-khi-roi-giai-the-gioi-185250825182057821.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk