Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Mendengar suara-suara aneh di dalam rumah, lelaki itu pun memeriksa dan merasa ngeri dengan pemandangan di depan matanya, sehingga ia segera meminta bantuan.

Báo Gia đình và Xã hộiBáo Gia đình và Xã hội25/06/2024

[iklan_1]

Di negara-negara beriklim tropis, ular piton atau ular "berkunjung" ke rumah-rumah bukanlah hal yang aneh. Namun, situasi yang dialami seorang pria di Thailand di bawah ini mungkin sungguh unik. Kejadian ini tidak hanya mengejutkan pemilik rumah, tetapi juga mengejutkan para petugas penyelamat karena mereka belum pernah mengalaminya sebelumnya.

Menurut informasi yang dipublikasikan di Thaiger, insiden tersebut terjadi di distrik Khlong Khlung, provinsi Kamphaeng Phet, Thailand, sekitar pukul 20.00 pada hari Selasa, 11 Juni. Unit penyelamatan Sawang Khlong Wilai menerima laporan dari stasiun radio Sawang Kamphaeng Phet bahwa sejumlah besar ular piton telah memasuki area permukiman di rumah nomor 52/4, Moo 4, desa Khong Wilai. Dalam penyerbuan tersebut, ular-ular piton tersebut menggigit seorang pria dan melukainya.

Setelah diperiksa lebih lanjut, korban diketahui bernama Khomkrit, 34 tahun. Korban digigit di ujung jari telunjuk kirinya dan mengalami pusing, meskipun masih sadar.

Thấy nhà có tiếng động lạ, người đàn ông kiểm tra thì kinh hãi với cảnh tượng trước mắt, vội gọi cứu hộ- Ảnh 1.

Sebanyak 13 ekor ular piton ditemukan di rumah Tn. Khomkrit, 34 tahun.

Pemilik rumah bercerita bahwa ia sedang berada di rumah ketika mendengar suara-suara aneh. Saat memeriksa, ia sangat bingung melihat ular piton merayap di seluruh rumah. Ketika petugas penyelamat tiba, mereka juga terkejut melihat total 13 ekor ular piton. Setelah menggunakan tindakan profesional, mereka memasukkan ular-ular itu ke dalam karung dan akan melepaskannya kembali ke alam liar.

Tim penyelamat memberikan pertolongan pertama sebelum memindahkan Tn. Khomkrit ke Rumah Sakit Khlong Khlung untuk perawatan medis lebih lanjut.

Postingan tersebut dibagikan di grup All About Thai Snakes dan menarik perhatian warga dan komunitas daring. Banyak yang penasaran apa yang menyebabkan begitu banyak ular piton masuk ke dalam rumah. Meskipun ular piton umum di Thailand, jarang sekali mereka muncul di satu tempat pada waktu yang bersamaan.

Thấy nhà có tiếng động lạ, người đàn ông kiểm tra thì kinh hãi với cảnh tượng trước mắt, vội gọi cứu hộ- Ảnh 2.

Ular piton tidak berbisa, tetapi dapat menyebabkan gigitan berbahaya. (Foto ilustrasi)

Pihak berwenang setempat telah diberitahu tentang situasi ini dan kemungkinan akan menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan keselamatan warga di area tersebut. Tindakan cepat tim penyelamat dalam menangkap ular piton dan memberikan pertolongan pertama segera kepada pria yang terluka telah dipuji oleh masyarakat.

"Kami pernah menangani kasus ular piton dan ular yang merayap ke dalam rumah sebelumnya, tetapi ini pertama kalinya kami menemukan begitu banyak ular piton secara bersamaan," kata seorang perwakilan pemerintah setempat.

Sementara itu, para ahli mengatakan bahwa tidak semua ular piton berbisa, tetapi mereka memiliki banyak gigi, sehingga jika ular piton menggigit atau melilit tubuh korban, korbannya mungkin berada dalam bahaya. Oleh karena itu, ketika menemukan ular piton merayap masuk ke dalam rumah, penting untuk segera melarikan diri dan meminta bantuan.

Gia Linh


[iklan_2]
Source: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/thay-nha-co-tieng-dong-la-nguoi-dan-ong-kiem-tra-thi-kinh-hai-voi-canh-tuong-truoc-mat-voi-goi-cuu-ho-17224061308100827.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk