Hadir dalam acara tersebut para pimpinan, anggota tetap, pejabat utama, dan anggota pemuda berprestasi dari Persatuan Pemuda 3 unit.
Pada upacara tersebut, delegasi turut mempersembahkan bunga dan dupa sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada para pahlawan dan syuhada yang telah mengorbankan darah dan jiwa mudanya untuk mempertahankan kedaulatan laut dan kepulauan Tanah Air; mendengarkan zikir tradisi sejarah bangsa dan sumbangsih para prajurit TNI AL, khususnya penghormatan terakhir kepada 64 orang perwira dan prajurit yang gugur dalam pertempuran mempertahankan Pulau Gac Ma.
Pada upacara tersebut, delegasi mempersembahkan bunga dan dupa di gugusan monumen "Mereka yang terbaring di cakrawala", sebuah karangan bunga bertuliskan "Selamanya bersyukur kepada para martir heroik", dan mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para pahlawan dan martir yang berkorban demi kedaulatan laut dan kepulauan Tanah Air. Selanjutnya, delegasi mempersembahkan dupa di Makam Angin; mengunjungi museum bawah tanah - tempat relik para pahlawan dan martir Gac Ma disimpan; mempelajari tentang perang dan pengorbanan heroik 64 perwira dan prajurit Angkatan Laut Rakyat Vietnam saat bertugas melindungi kedaulatan laut dan kepulauan Tanah Air di perairan Gac Ma-Co Lin-Len Dao pada tahun 1988.
"Perjalanan ke Sumber" pada tahun 2025 merupakan kegiatan yang bermakna untuk menunjukkan moralitas "Saat minum air, ingatlah sumbernya", untuk menunjukkan rasa syukur, dan berkontribusi dalam mendidik tradisi revolusioner bagi anggota serikat dan kaum muda di unit-unit. Perjalanan ke sumber ini, selain mempelajari dan memahami sejarah dan budaya bangsa, juga merupakan kesempatan untuk membangkitkan patriotisme dan kebanggaan nasional pada generasi muda, semangat ketangguhan yang tak tergoyahkan, serta mengatasi kesulitan dalam pekerjaan dan kehidupan.
Sumber: https://vimc.co/the-he-tre-tuong-nho-chien-sy-gac-ma/
Komentar (0)