Perdana Menteri Pham Minh Chinh . (Foto: VNA) |
Atas undangan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Perdana Menteri Pham Minh Chinh pada tanggal 20 Mei mengirimkan pesan kepada sidang ke-78 Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa.
Dalam pesannya, Perdana Menteri Pham Minh Chinh menekankan bahwa dalam proses pembangunan dan pengembangan negara, Vietnam selalu menempatkan rakyat sebagai pusat, sebagai subjek dan penggerak pembangunan, dengan fokus utama pada kepedulian, perlindungan kesehatan, dan pengembangan rakyat.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh menegaskan bahwa isu-isu terkait kesehatan dan kemanusiaan bersifat komprehensif, global, dan melibatkan semua orang, sehingga multilateralisme, kerja sama, dan solidaritas internasional perlu digalakkan. Komunitas internasional perlu bergandengan tangan, berupaya bersama, dan bersatu untuk mengatasi tantangan bersama seperti pandemi Covid-19, merespons perubahan iklim, penuaan populasi, penipisan sumber daya, dan sebagainya.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh mengimbau negara-negara maju untuk meningkatkan dukungan yang lebih kuat dan efektif bagi negara-negara berkembang dalam hal ilmu pengetahuan, teknologi, sumber daya, dan modal, terutama dalam membantu memproduksi obat-obatan dan vaksin untuk mencegah epidemi, meningkatkan konsultasi mengenai pembangunan kelembagaan, pelatihan sumber daya manusia, pengembangan kapasitas, dan implementasi kebijakan untuk melindungi dan menjaga kesehatan masyarakat.
Menekankan dukungan kuatnya terhadap WHO dan Majelis Kesehatan Dunia, Perdana Menteri Pham Minh Chinh menegaskan bahwa Vietnam siap memberikan kontribusi aktif, berbagi pengalaman, pengetahuan, dan pencapaiannya dengan komunitas internasional. Vietnam berkomitmen untuk berinvestasi pada manusia, melindungi dan merawat kesehatan manusia, berkontribusi bersama negara-negara di seluruh dunia untuk membangun dunia yang sehat dan masyarakat yang sehat di semua negara, serta memastikan hak dan kepentingan masyarakat yang sah dan sah.
Majelis Kesehatan Dunia (WHO) adalah badan pengambil keputusan tertinggi di WHO. Sidang ke-78, bertema "Satu Dunia untuk Kesehatan", akan diselenggarakan pada 19-27 Mei dan akan berfokus pada penyelesaian negosiasi kesepakatan global mengenai kesiapsiagaan pandemi, sekaligus membahas prioritas-prioritas seperti mendorong cakupan kesehatan universal, memperkuat sistem kesehatan, memerangi resistensi antimikroba, dan menangani penyakit tidak menular.
Sumber: https://nhandan.vn/thu-tuong-chinh-phu-gui-thong-diep-toi-dai-hoi-dong-y-te-the-gioi-khoa-78-post881378.html
Komentar (0)