Untuk menerapkan Undang-Undang tersebut, pada tanggal 31 Desember 2021, Komite Rakyat Provinsi menerbitkan Rencana No. 257/KH-UBND, yang mengidentifikasi 4 isi utama dan menugaskan tanggung jawab khusus kepada departemen, cabang, sektor, dan Komite Rakyat daerah untuk pelaksanaannya. Atas dasar tersebut, provinsi telah menyelenggarakan banyak konferensi tematik tentang pencegahan dan penanggulangan kejahatan, penyalahgunaan narkoba; sekaligus melaksanakan Undang-Undang Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba 2021, sehingga dengan cepat menghilangkan kesulitan dan hambatan pada tahap awal, terutama dalam menentukan kecanduan narkoba, dan meningkatkan efektivitas penegakan hukum.
Sejalan dengan pelaksanaan rencana umum tersebut, Komite Rakyat Provinsi juga mengeluarkan banyak rencana penting seperti: tinjauan umum dan statistik pecandu narkoba dan pengguna narkoba ilegal; pencatatan untuk mengirim subjek ke Pusat Rehabilitasi Narkoba Provinsi dan manajemen pascarehabilitasi (tahun 2021, 2023); rencana pembangunan "komune, kelurahan, dan kota bebas narkoba" di provinsi tersebut. Rencana-rencana ini dilaksanakan sejalan dengan Arahan 36-CT/TW tertanggal 16 Agustus 2019 dari Politbiro tentang penguatan dan peningkatan efektivitas pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan narkoba serta Program Pencegahan dan Pengendalian Narkoba untuk periode 2021-2025.
Penyelenggaraan pelatihan dan penyuluhan Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Narkotika telah dilaksanakan secara luas, dengan fokus pada pekerjaan penyiapan data pelaksanaan tindakan rehabilitasi ketergantungan narkotika; penatalaksanaan pecandu narkotika, pengguna narkotika ilegal, dan pasien pasca ketergantungan narkotika; peraturan perundang-undangan pada umumnya, dan peraturan perundang-undangan di bidang pengelolaan, pembelian, dan penjualan narkotika adiktif, psikotropika, prekursor, dan kombinasi pada khususnya; menjawab kesulitan dan permasalahan dalam pelaksanaan Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Narkotika serta dokumen petunjuk pelaksanaannya.
Selain itu, Komite Tetap Partai Provinsi mengeluarkan Arahan No. 32-CT/TU tertanggal 5 Mei 2023 tentang penguatan pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan narkoba dalam situasi baru; Dewan Rakyat Provinsi mengesahkan Resolusi No. 314/2020/NQ-HDND tertanggal 9 Desember 2020 tentang sejumlah tugas dan solusi untuk meningkatkan kualitas pencegahan dan pemberantasan kejahatan dan kejahatan sosial pada periode 2021-2025, yang menetapkan tujuan dan sasaran spesifik untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba. Sistem dokumen arahan yang sinkron ini telah menciptakan landasan hukum dan orientasi terpadu bagi seluruh provinsi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Provinsi Quang Ninh khususnya telah menetapkan berbagai mekanisme dan kebijakan khusus untuk meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian narkoba. Sejak tahun 2020, Komite Rakyat Provinsi telah mengalokasikan lebih dari 200 miliar VND dari anggaran publik untuk melaksanakan tugas ini, termasuk dukungan untuk kebijakan perawatan kecanduan narkoba, manajemen pasca-perawatan, dan dukungan untuk pasukan khusus dalam memerangi kejahatan narkoba. Ini merupakan sumber daya penting yang berkontribusi pada peningkatan efektivitas kegiatan pencegahan, perawatan, dan pencegahan kejahatan narkoba.
Di bidang pemberantasan dan penanganan kejahatan, pasukan fungsional Quang Ninh telah meningkatkan peran khusus dan inti mereka, berkoordinasi erat, dan meminta bantuan masyarakat dalam memberikan informasi dan melaporkan kejahatan. Berkat itu, berbagai langkah profesional telah dikerahkan dengan cepat, memahami situasi dengan tegas, dengan tegas mencegah penjahat memanfaatkan Quang Ninh sebagai titik transit narkoba, dan sekaligus mencegah terbentuknya titik-titik kompleks dan tempat berkumpul.
Dari tahun 2020 hingga saat ini, provinsi ini telah mendeteksi dan menangani 3.673 kasus dengan 8.205 pelaku kejahatan narkoba. Dari jumlah tersebut, pihak berwenang telah mendakwa 3.443 kasus dengan 6.017 pelaku, dan menyita ratusan kilogram berbagai jenis narkoba. Banyak kasus dan proyek khusus yang melampaui lingkup lokal, dengan koordinasi yang erat dengan Kementerian Keamanan Publik dan berbagai lembaga lainnya, berhasil menghancurkan jaringan dan geng lintas provinsi, transnasional, nasional, dan internasional.
Hingga saat ini, provinsi ini telah melaksanakan pembangunan "kelurahan, kecamatan, dan kota bebas narkoba" di 78 wilayah, di mana 44 wilayah telah dibersihkan dan 34 wilayah telah dijaga kebersihannya secara berkelanjutan. Hal ini merupakan hasil yang menunjukkan tekad sistem politik serta konsensus masyarakat dalam membangun lingkungan hidup yang aman, sehat, dan bebas narkoba.
Hasil yang dicapai setelah 3 tahun penerapan Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Narkoba tahun 2021 menegaskan tekad Provinsi Quang Ninh untuk mengendalikan, mencegah, dan secara bertahap menekan penyalahgunaan narkoba. Hal ini merupakan landasan penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban, membangun lingkungan hidup yang aman dan sehat, serta mendorong pembangunan sosial-ekonomi provinsi.
Sumber: https://baoquangninh.vn/thuc-hien-luat-phong-chong-ma-tuy-2021-quyet-liet-dong-bo-hieu-qua-3371976.html
Komentar (0)