Warga kelurahan Na Meo mendapat bingkisan dari pejabat.
Hadir di rumah adat Desa Suoi Hoc, Bapak Pham Van Quan dengan penuh haru berbagi: "Keluarga saya beranggotakan 6 orang. Dengan dana yang diberikan negara pada Hari Kemerdekaan ini, kami akan menyelenggarakan jamuan makan bagi anggota keluarga agar dapat berkumpul dan duduk bersama di meja makan pada hari libur nasional yang agung ini!"
Berbagi kebahagiaan yang sama, Bapak Vi Van Hoa, seorang keluarga miskin di Desa Na Meo, dengan hati-hati melipat uang yang baru saja diterimanya dan menyelipkannya ke rapor anaknya. Ia mengatakan bahwa keluarganya memiliki 7 anggota dan uang 700.000 VND ini akan diprioritaskan untuk pendidikan tahun pertama anak-anaknya.
“Hari Nasional bukan hanya untuk mengenang Partai dan Paman Ho, tetapi juga untuk mengingatkan anak-anak kita agar berusaha keras belajar dan keluar dari kemiskinan,” kata Bapak Hoa.
Banyak orang dari komune perbatasan Na Meo hadir di rumah budaya desa untuk menunggu hadiah khusus dari Partai dan Negara.
Sementara itu, Tuan Lo Van Duan, setelah menerima hadiah untuk keluarganya, ia menganggap uang yang diterimanya sebagai harta karun. Ia memutuskan untuk menyimpannya sebagai kenang-kenangan.
"Di masa depan, saya ingin menceritakan kepada anak-cucu saya tentang Hari Nasional di tahun 2025, peringatan 80 tahun berdirinya negara ini. Itu akan menjadi bukti kasih sayang Partai dan Negara kepada masyarakat di daerah perbatasan!", ungkap Bapak Duan.
Sibuk mengarahkan pekerjaan, Bapak Luong Van Thuy, Ketua Komite Rakyat Komune Na Meo, tak dapat menyembunyikan kegembiraannya, katanya: Dalam rangka melaksanakan kebijakan negara untuk memberikan bingkisan Hari Kemerdekaan kepada rakyat, dengan jumlah lebih dari 4 ribu orang, Komune Na Meo mengerahkan seluruh kader, pegawai negeri sipil, pegawai negeri, dan kepolisian, yang dibagi dalam 10 kelompok untuk turun ke desa-desa guna memberikan bingkisan kepada rakyat.
"Kami menganggap ini sebagai tugas politik , sekaligus pesan yang disampaikan Partai dan Negara kepada rakyat. Oleh karena itu, setiap tahapan pelaksanaannya diperhitungkan secara cermat dan ilmiah, agar setiap orang dapat segera menerima hadiah dalam suasana perayaan hari raya yang paling membahagiakan," ujar Bapak Thuy.
Ibu Lo Thi Ynh, 85 tahun, Desa Xop Huoi, menunggu untuk menerima hadiah Hari Kemerdekaan dari Negara.
Gambaran para kader komune, polisi, dan anggota serikat pemuda yang menyeberangi jalan curam dan sungai yang dalam menuju setiap desa untuk menyerahkan bingkisan dari Partai dan Negara sungguh menyentuh hati. Banyak lansia berjabat tangan dengan para kader dan berlinang air mata menyampaikan rasa terima kasih mereka. Ikatan antara tentara dan rakyat tampak semakin erat, menjadikan Hari Kemerdekaan sebagai kebahagiaan bersama bagi seluruh masyarakat.
Bapak Vi Van Tinh, Desa Na Meo, terharu menerima bingkisan Hari Kemerdekaan.
Pada hari raya besar itu, dari lansia hingga anak-anak, semua orang berseri-seri karena kegembiraan. Desa ramai dengan tawa dan nyanyian. Kegiatan olahraga dan permainan rakyat yang diselenggarakan oleh desa-desa dan komune akhir-akhir ini semakin meriah.
"Hadiah yang diberikan kepada masyarakat Komune Na Meo merupakan sebuah dorongan yang luar biasa, yang menegaskan bahwa perbatasan negara selalu dijaga oleh Partai dan Negara," tegas Bapak Luong Van Thuy, Ketua Komite Rakyat Komune Na Meo.
Dinh Giang
Source: https://baothanhhoa.vn/nguoi-dan-xa-bien-gioi-na-meo-han-hoan-don-nhan-phan-qua-dac-biet-ngay-tet-doc-lap-260209.htm
Komentar (0)