Pada tanggal 8 Agustus, nilai tukar sentral dicatat oleh Bank Negara sebesar 25.228 VND/USD, turun 21 VND per USD dibandingkan kemarin.
Harga USD di bank umum diperdagangkan sekitar 26.030 VND/USD untuk beli dan 26.390 VND/USD untuk jual.
Namun, sejak awal tahun, nilai tukar telah meningkat lebih dari 3% dan tetap tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Nilai tukar telah meningkat lebih dari 3% sejak awal tahun.
Bapak Dinh Duc Quang, Direktur Perdagangan Valuta Asing, UOB Vietnam Bank, menganalisis bahwa dalam rapat terakhir, Bank Sentral AS (The Fed) memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga acuan USD—tetap mempertahankan posisi jangkar di level tinggi (4,5%). Ketua The Fed belum memberikan proyeksi pasti mengenai arah pengelolaan suku bunga dalam rapat September 2025.
Dengan perkembangan baru ini, USD telah menguat tajam dibandingkan mata uang lainnya dan indeks DXY kembali ke level tertingginya dalam 3 bulan terakhir. Kemungkinan suku bunga USD akan tetap tinggi, rata-rata di atas 4%, meskipun UOB Vietnam yakin bahwa The Fed masih akan memangkas suku bunga 2-3 kali hingga akhir tahun.
Perkembangan ini terus memberikan tekanan pada ekspektasi bahwa suku bunga VND akan dipotong untuk mendukung produksi dan bisnis, mendorong pertumbuhan tinggi menuju pertumbuhan PDB lebih dari 8% tahun ini.
Pertimbangkan masalah nilai tukar dan suku bunga
Pada rapat rutin Pemerintah yang diadakan pada tanggal 7 Agustus, Gubernur Bank Negara Nguyen Thi Hong mengakui bahwa nilai tukar berada di bawah tekanan yang cukup besar, karena dampak ganda dari faktor ekonomi dan psikologi pasar.
Nilai tukar USD/VND hingga saat ini telah meningkat sebesar 2,9% dibandingkan akhir tahun lalu. Dalam konteks ini, Gubernur Bank Sentral Vietnam (SBI) menyatakan bahwa jika tekanan terus meningkat tajam, Bank Sentral Vietnam (SBI) akan mempertimbangkan untuk tidak menurunkan suku bunga lebih lanjut guna menghindari dampak terhadap stabilitas nilai tukar, yang pada akhirnya dapat menyebabkan instabilitas makroekonomi.
"Kami akan memantau perkembangan secara cermat dan menetapkan prioritas yang tepat untuk setiap tahapan, dengan tujuan bersama yaitu stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," tegas Gubernur Nguyen Thi Hong.
UOB Vietnam Bank memperkirakan nilai tukar USD/VND akan terus diperdagangkan pada level tinggi di kisaran VND26.400-26.500 pada kuartal ketiga dan akan sedikit menurun menjadi sekitar VND26.000 pada akhir tahun ini. Pada level VND26.000, nilai tukar dapat terdepresiasi sekitar 2-3% sepanjang tahun.
Sumber: https://nld.com.vn/gia-usd-tai-viet-nam-lien-tuc-tang-ngan-hang-nha-nuoc-noi-gi-196250805114546322.htm
Komentar (0)