Dalam kehidupan berkeluarga, masyarakat perlu mematikan alat-alat listrik yang tidak diperlukan, mematikan katup gas saat keluar rumah; tidak mengisi daya ponsel, laptop, kendaraan listrik, dsb. pada malam hari atau saat tidak ada yang mengawasi; tidak membakar dupa, lilin, dan kertas nazar di dekat bahan-bahan yang mudah terbakar (gorden, kertas, pakaian, kayu, dsb.).
Saat berpartisipasi dalam suatu acara, festival, menonton kembang api,... orang-orang harus memperhatikan pintu keluar, tangga, dan pintu darurat untuk secara proaktif melarikan diri ketika diperlukan; jangan berdesakan, mendorong, dan patuhi instruksi pihak berwenang.
Dilarang keras mengemudi setelah minum alkohol atau bir. Saat bepergian dengan kapal atau kereta api, kenakan jaket pelampung dan bawalah peralatan keselamatan jiwa. Jika terjadi kebakaran atau ledakan kendaraan, segera hentikan kendaraan, matikan mesin, dan gunakan alat pemadam api ringan atau bahan lain yang tersedia untuk memadamkan api.
Di restoran, bar karaoke, hotel, dan pusat perbelanjaan, pemilik fasilitas perlu secara teratur memeriksa sistem pencegahan kebakaran, menjaga rute pelarian yang jelas, menggunakan listrik dengan aman, dan tidak membuat sambungan ilegal; pada saat yang sama, mengingatkan dan melatih karyawan dalam keterampilan penanganan insiden.

PC07 merekomendasikan agar setiap keluarga melengkapi diri dengan alat pemadam api portabel, senter, dan masker gas untuk merespons secara proaktif. Saat kebakaran terjadi, tetap tenang, bunyikan alarm, hubungi 114, segera keluar dari tempat aman, dan ikut serta dalam pemadaman kebakaran jika memungkinkan.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/tphcm-khuyen-cao-phong-ngua-chay-no-va-xu-ly-su-co-dip-le-2-9-post810781.html
Komentar (0)