Informasi tersebut disampaikan oleh Dr. Huynh Minh Chin, Wakil Direktur Departemen Kesehatan Kota Ho Chi Minh, pada upacara peluncuran Kampanye 2025 untuk Membasmi Nyamuk dan Larvanya guna Mencegah dan Mengendalikan Penyakit Demam Berdarah dan Chikungunya, yang berlangsung pada pagi hari tanggal 26 Agustus.
Secara khusus, statistik dari Pusat Pengendalian Penyakit Kota Ho Chi Minh (HCDC) menunjukkan bahwa dari awal tahun 2025 hingga sekarang, Kota Ho Chi Minh setelah penggabungan telah mencatat lebih dari 26.000 kasus demam berdarah, peningkatan lebih dari 221% dibandingkan periode yang sama.
Dalam seminggu terakhir saja, terdapat lebih dari 2.000 kasus baru, yang mana 74% di antaranya parah dan 8% menunjukkan tanda-tanda peringatan berbahaya.
Dokter Chin menilai angka-angka ini mengkhawatirkan. Menghadapi situasi ini, Dinas Kesehatan Kota Ho Chi Minh telah mengarahkan penerapan berbagai solusi komprehensif.

BSCK2 Huynh Minh Chin berbicara pada upacara tersebut (Foto: Kontributor).
Rumah sakit khusus, rumah sakit umum, rumah sakit anak-anak dan fasilitas medis telah meningkatkan pelatihan, bimbingan dan metode perawatan; siap untuk memperluas tempat tidur rumah sakit untuk menanggapi situasi darurat.
Terkait pencegahan epidemi, sektor kesehatan telah memperkuat pemantauan dan penanganan wabah, memberikan pelatihan bagi petugas kesehatan akar rumput, dari klinik hingga dokter spesialis, dan mempromosikan komunikasi multimedia untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi pencegahan epidemi.
Pengawasan epidemiologi dan penanganan wabah telah diperkuat, sementara kegiatan komunikasi multimedia juga telah dipromosikan untuk membantu orang mengakses informasi dengan mudah dan secara proaktif mencegah epidemi.
Selain demam berdarah, sektor kesehatan juga memperingatkan tentang chikungunya. Saat ini, Kota Ho Chi Minh belum mencatat kasus chikungunya. Saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan khusus, sehingga tindakan paling efektif tetaplah membasmi nyamuk dan larvanya.
Sejak tahun 2021, sektor kesehatan telah berkoordinasi dengan departemen, sektor, dan masyarakat untuk melaksanakan banyak kampanye sanitasi lingkungan umum dan kampanye komunikasi untuk mencegah demam berdarah, penyakit tangan, kaki, dan mulut, serta chikungunya, dan telah membuahkan hasil yang luar biasa.
Pada tahun 2025, kegiatan ini akan terus digiatkan, dengan berkoordinasi bersama 168 Panitia Rakyat di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dan jentik-jentiknya, sehingga kegiatan ini menjadi kebiasaan rutin bagi setiap keluarga dan warga.
Dokter Chin menghimbau kepada setiap keluarga agar meluangkan waktu untuk memeriksa dan membuang jentik nyamuk dalam tempat penampungan air, mengumpulkan sampah, membersihkan tangki, dan berkoordinasi dengan instansi kesehatan setempat dalam penyemprotan bahan kimia untuk membunuh nyamuk.
Selain itu, masyarakat juga perlu menjaga kebiasaan mencuci tangan pakai sabun untuk mencegah berbagai penyakit menular lainnya.
Sumber: https://dantri.com.vn/suc-khoe/tphcm-mot-benh-truyen-nhiem-tang-221-benh-vien-san-sang-mo-rong-giuong-20250826135308934.htm
Komentar (0)