Direktorat Jenderal Pajak baru-baru ini mengeluarkan Surat Resmi Nomor 339 yang memperkenalkan beberapa poin baru dari Surat Edaran Nomor 86/2024/TT-BTC yang mengatur pendaftaran pajak.

Khususnya, dalam kasus di mana seseorang diberikan lebih dari satu nomor identifikasi pajak, wajib pajak harus memperbarui informasi nomor identifikasi pribadi untuk semua nomor identifikasi pajak yang diterbitkan agar otoritas pajak dapat mengintegrasikan nomor identifikasi pajak ke dalam nomor identifikasi pribadi, mengkonsolidasikan data pajak wajib pajak sesuai dengan nomor identifikasi pribadi.

Setelah nomor identifikasi pajak diintegrasikan ke dalam nomor identifikasi pribadi, faktur, dokumen, catatan pajak, dan dokumen sah lainnya yang dibuat menggunakan nomor identifikasi pajak individu dapat terus digunakan untuk melaksanakan prosedur administrasi pajak dan membuktikan pemenuhan kewajiban pajak tanpa harus menyesuaikan informasi nomor identifikasi pajak pada faktur, dokumen, dan catatan pajak dengan nomor identifikasi pribadi.