Timnas U-20 Indonesia tersingkir lebih awal setelah kalah dari U-20 Iran 0-3 dan Uzbekistan 1-3, memupuskan impian meraih tiket ke putaran final Piala Dunia U-20 (yang akan berlangsung pada bulan September di Chili) di antara 4 semifinalis turnamen U-20 Asia. Di pertandingan final melawan U-20 Yaman, yang bermain cukup berimbang, para penggemar Indonesia berharap tim mereka akan meraih kemenangan hiburan.
Para penggemar Indonesia khawatir tim U-20 yang menjadi inti SEA Games 33 mendatang terlalu lemah dan akan kalah dari lawan seperti tim muda Vietnam.
Foto: Ngoc Duong
Namun, timnas U-20 Indonesia masih menunjukkan performa yang kurang memuaskan, bahkan di bawah performa lawan. Mereka hanya mampu meraih imbang 0-0 dan hanya meraih 1 poin, sehingga pulang dengan kekecewaan. Performa gemilang Dony Tri Pamungkas dan rekan-rekannya terus menuai kritik pedas dari suporter tuan rumah.
Khususnya, pelatih berpengalaman Indra Sjafri berada di bawah tekanan luar biasa, tidak hanya setelah dua kekalahan pertama, tetapi bahkan lebih intens setelah hasil imbang tanpa gol melawan U.20 Yaman.
Ia berkata: "Saya gagal menyelesaikan misi saya. Saya mengambil risiko yang terlalu besar, yaitu menetapkan target agar timnas U-20 Indonesia meraih tiket ke Piala Dunia. Karena itu, saya siap mengundurkan diri. Saya sepenuhnya menyerahkan keputusan kepada PSSI (Federasi Sepak Bola Indonesia). Saya tidak tertarik untuk digantikan, karena ini adalah misi federasi, terlepas dari risiko kegagalannya, saya tetap bertanggung jawab penuh."
Pelatih Indra Sjafri telah memimpin timnas muda Indonesia sejak 2012. Ia juga merupakan pelatih yang mengantarkan timnas U-22 Indonesia meraih medali emas sepak bola putra pada SEA Games ke-32 tahun 2023 di Kamboja setelah penantian panjang selama 32 tahun.
Dengan keputusannya mengundurkan diri usai timnas U-20 Indonesia mengecewakan di turnamen Asia U-20, pelatih ini juga akan mengucapkan selamat tinggal pada SEA Games ke-33 yang berlangsung akhir tahun ini di Thailand.
Menurut CNN Indonesia , jika PSSI resmi mengganti pelatih Indra Sjafri, kemungkinan besar anggota staf kepelatihan Patrick Kluivert lainnya di tim nasional Indonesia akan mengambil alih tim U-20. Demikian pula, pelatih Gerald Vanenburg memimpin tim U-23.
Melalui itu, para pelatih akan memiliki pilihan pemain yang tepat untuk berpartisipasi dalam SEA Games ke-33 di kelompok usia U-22 untuk berhasil mempertahankan medali emas di cabang sepak bola putra.
Sumber: https://thanhnien.vn/u20-indonesia-gay-that-vong-tai-giai-chau-a-hlv-tu-chuc-khong-du-sea-games-33-185250220084005646.htm
Komentar (0)