Ukraina mengumumkan penarikan pasukan dari desa Lastochkyne dekat kota Avdeevka setelah kota itu jatuh ke tangan tentara Rusia.
"Unit-unit Angkatan Bersenjata Ukraina telah ditarik dari desa Lastochkyne untuk memusatkan pertahanan mereka di sepanjang garis Orlivka, Tonenke, dan Berdychi," kata juru bicara militer Ukraina Dmytro Lykhoviy pada 26 Februari.
Pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa tentara negara itu telah "membebaskan" desa Lastochkino dan terus mengkonsolidasikan pasukannya di sepanjang garis depan. Lastochkino adalah nama Rusia untuk desa Lastochkyne.
Seorang tentara Ukraina di dekat kota Avdeevka pada 20 Februari. Foto: Reuters
Lastochkyne adalah sebuah desa kecil sekitar 5 km di sebelah barat kota Avdeevka. Pasukan Rusia menguasai Avdeevka lebih dari seminggu yang lalu.
Pertempuran untuk Avdeevka adalah salah satu pertempuran paling berdarah dalam konflik Ukraina yang telah berlangsung lebih dari dua tahun, dan telah disamakan dengan pertempuran untuk Bakhmut, yang direbut Rusia pada bulan Mei 2023.
Para pakar Barat meyakini bahwa Avdeevka dapat menjadi batu loncatan bagi pasukan Rusia untuk memperluas serangan terhadap serangkaian pangkalan Ukraina yang dibentengi, bergerak menuju kendali penuh atas provinsi Donetsk.
Mereka yakin ini bisa menjadi titik balik dan berkontribusi dalam mengubah situasi di medan perang, sementara tentara Ukraina semakin kehabisan personel dan senjata, terpaksa beralih ke posisi bertahan di garis depan.
Lokasi Avdeevka dan sekitarnya. Grafik: RYV
Ngoc Anh (Menurut AFP )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)