Pada acara 5G ORAN Vietnam Connect 2024 yang diadakan di kantor pusat Viettel High Tech, Viettel mengumumkan penerapan komersial skala besar stasiun penyiaran 5G Open RAN "Make in Vietnam, Made by Viettel".
Viettel High Tech dan Qualcomm menandatangani perjanjian untuk meningkatkan kerja sama strategis komprehensif mereka di bidang 5G dan 6G - Foto: VGP/MT
Ini adalah stasiun penyiaran 5G Open RAN pertama di dunia yang menggunakan chipset Qualcomm, yang diteliti dan dikembangkan bersama oleh Viettel dan Qualcomm. Dengan demikian, sejak awal tahun 2025, Viettel akan menyebarkan lebih dari 300 stasiun 5G Open RAN di sejumlah provinsi dan kota, bergerak menuju ekspansi skala besar di Vietnam dan pasar internasional mulai tahun 2025. Ini adalah langkah maju yang baru di Vietnam, karena sebelumnya stasiun 3G dan 4G yang diteliti oleh Viettel telah dipasang dan diuji untuk penyiaran. Dengan 5G, Viettel telah menetapkan tonggak penting ketika mendampingi dunia ketika secara bersamaan menyebarkan pada jaringan 5G nasional. Acara ini merupakan tonggak yang menunjukkan peran perintis Viettel dan Qualcomm dalam revolusi mempromosikan teknologi infrastruktur 5G menuju standar terbuka Open RAN. Stasiun penyiaran pertama yang disebarkan telah menunjukkan keunggulan teknologi Open RAN. Indikator teknis terkait unduhan, kecepatan unggah, area jangkauan, jumlah pengguna, dan konsumsi energi menunjukkan bahwa kualitas jaringan Open RAN yang dikembangkan Viettel telah mencapai tingkat yang setara dengan jaringan 5G tradisional, sementara biaya investasi dan operasional infrastruktur lebih optimal. Hal ini sangat penting untuk mempopulerkan teknologi 5G di seluruh negeri. Dengan peluncuran stasiun penyiaran 5G Open RAN, Viettel High Tech telah melengkapi portofolio solusi 5G yang lengkap, mulai dari jaringan inti hingga blok radio (RAN). Viettel High Tech dapat menyediakan solusi lengkap bagi pelanggan untuk menerapkan jaringan privat maupun publik. Keunggulan rangkaian solusi 5G Viettel terletak pada keterbukaannya sesuai standar Open RAN. Operator jaringan yang menggunakan solusi Viettel dapat fleksibel dalam menggabungkan beberapa penyedia untuk menciptakan ekosistem mitra yang berkelanjutan. "Solusi 5G Open RAN Viettel telah mencapai tahap komersialisasi setelah proses pengembangan dan pengujian yang ketat," ujar Nguyen Vu Ha, Direktur Utama Viettel High Tech. Kerja sama antara Viettel High Tech dan Qualcomm Technologies telah membantu kedua belah pihak mempersingkat siklus pengembangan produk hingga bertahun-tahun. Kerja sama ini telah membantu kedua belah pihak menyediakan solusi 5G berkualitas tinggi dan hemat biaya bagi pasar internasional serta membangun ekosistem yang berkelanjutan.Acara ini merupakan tonggak sejarah yang menunjukkan peran perintis Viettel dan Qualcomm dalam revolusi mempromosikan teknologi infrastruktur 5G menuju standar terbuka Open RAN - Foto: VGP/MT
"Qualcomm berkomitmen untuk mendorong inovasi di industri telekomunikasi agar operator dapat menghadirkan pengalaman 5G terbaik bagi penggunanya," ujar Durga Malladi, Presiden Senior dan Manajer Umum 5G di Qualcomm Technologies. "Teknologi terbaru dari Viettel dan Qualcomm yang diterapkan dalam blok radio dan sistem manajemen jaringan otomatis akan menghadirkan fleksibilitas, kinerja tinggi, dan mengurangi biaya investasi untuk jaringan 5G." Dalam proyek pengembangan stasiun penyiaran 5G Open RAN, para insinyur VHT dan Qualcomm berpartisipasi dalam tahap desain teknologi inti dan aplikasi produk. Produk ini memiliki konten teknologi yang sangat tinggi, sebuah sintesis dari berbagai teknik seperti radio, pemrosesan sinyal, optimasi daya, manajemen perangkat, dll. Proyek ini dikerjakan oleh lebih dari 500 insinyur terkemuka dari dua perusahaan asal Vietnam, AS, Finlandia, Israel, dan India... Para insinyur Viettel bertanggung jawab atas desain sistem, pengembangan perangkat lunak dan perangkat keras. Qualcomm bertanggung jawab atas komponen chipset 5G. Produk ini tidak hanya akan digunakan secara luas di Vietnam mulai awal 2025, tetapi juga akan digunakan oleh kedua belah pihak kepada pelanggan internasional mulai tahun 2025. Bapak Julian Gorman, Kepala GSMA untuk wilayah Asia Pasifik , berkomentar: "Open RAN menghadirkan peluang transformatif bagi industri seluler untuk mempercepat inovasi jaringan, meningkatkan daya saing, dan memungkinkan penerapan infrastruktur yang berkelanjutan. Sebagai salah satu operator pertama yang menerapkan Open RAN dalam skala besar, Viettel memberikan contoh yang kuat bagi industri ini, tidak hanya di Asia Pasifik tetapi juga secara global. Hal ini merupakan bukti kepemimpinan inovatif Viettel dan Qualcomm dalam mempromosikan masa depan konektivitas." Di acara tersebut, Viettel High Tech dan Qualcomm juga menandatangani perjanjian untuk meningkatkan kerja sama strategis komprehensif mereka di bidang 5G dan 6G. Ini merupakan tonggak sejarah yang menandai keberhasilan model kerja sama antara kedua perusahaan di masa lalu dan langkah menuju tujuan yang lebih besar di masa depan.
Komentar (0)