Bahkan para pemimpin puncak di industri teknologi pun khawatir tentang risiko AI di masa depan. Berikut artikel yang ditulis oleh CEO Sundar Pichai sendiri mengenai hal ini di Financial Times:
CEO Google Sundar Pichai. Foto: FT
Tahun ini, kecerdasan buatan (AI) telah memikat dunia . Jutaan orang telah menggunakannya untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas. Sementara itu, semakin banyak perusahaan rintisan dan organisasi yang meluncurkan produk dan teknologi berbasis AI ke pasar lebih cepat dari sebelumnya.
AI adalah teknologi paling canggih yang sedang dikembangkan umat manusia saat ini; teknologi ini akan memengaruhi setiap industri dan aspek kehidupan. Seiring semakin banyak orang yang berupaya mengembangkan ilmu AI, semakin banyak pula peluang yang akan terbuka bagi komunitas di mana pun.
Meskipun beberapa pihak telah mencoba menyerukan agar persaingan AI dikekang, kami melihatnya semakin menguat. Namun, penting bagi kita untuk bertanggung jawab dan kita sebagai masyarakat harus melakukannya dengan benar.
Di Google, kami mendekati hal ini dengan tiga cara. Pertama, dengan berani mengejar inovasi yang membuat AI lebih bermanfaat bagi semua orang. Kami terus menggunakan AI untuk meningkatkan produk kami secara drastis—dari Google Penelusuran dan Gmail hingga Android dan Maps.
Kemajuan ini berarti pengemudi di seluruh Eropa kini dapat menemukan rute yang lebih hemat bahan bakar; puluhan ribu pengungsi Ukraina telah dibantu untuk menemukan rumah baru; alat prakiraan banjir dapat memprediksi banjir lebih awal.
Pekerjaan Google DeepMind pada AlphaFold, bekerja sama dengan Laboratorium Biologi Molekuler Eropa, telah menghasilkan wawasan inovatif terhadap lebih dari 200 juta protein yang dikatalogkan secara ilmiah, sehingga membuka kemungkinan baru dalam perawatan kesehatan.
Fokus kami juga mendukung pihak lain di luar perusahaan kami untuk berinovasi dengan AI. Kami sedang menyiapkan dana inovasi sosial AI untuk membantu wirausaha sosial mengatasi beberapa tantangan paling mendesak di Eropa.
Kedua, kami memastikan bahwa kami mengembangkan dan menerapkan teknologi secara bertanggung jawab, yang mencerminkan komitmen mendalam kami untuk meraih kepercayaan pengguna. Itulah sebabnya kami menerbitkan prinsip-prinsip AI kami pada tahun 2018, yang berakar pada keyakinan bahwa AI harus dikembangkan untuk memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus menghindari penerapan yang merugikan.
Kami memiliki banyak contoh penerapan prinsip tersebut dalam praktik, seperti membangun perlindungan untuk membatasi penyalahgunaan Penerjemah Universal kami, layanan sulih suara video AI yang membantu para ahli menerjemahkan suara pembicara dan mencocokkan gerakan bibir mereka.
AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan pembelajaran, tetapi kami menyadari risiko yang ditimbulkannya jika berada di tangan yang salah, sehingga kami hanya mengizinkan akses kepada mitra yang berwenang. Seiring berkembangnya AI, pendekatan kami pun akan terus berkembang.
Pada akhirnya, memanfaatkan potensi AI bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan oleh satu perusahaan saja. Pada tahun 2020, saya menyampaikan pandangan saya bahwa AI perlu diregulasi dengan cara yang menyeimbangkan inovasi dan potensi bahaya.
Mengembangkan kerangka kebijakan yang mengantisipasi potensi bahaya dan membuka manfaat akan memerlukan diskusi yang matang antara pemerintah, pakar industri, penerbit, akademisi, dan masyarakat sipil.
Investasi berkelanjutan dalam penelitian dan pengembangan AI yang bertanggung jawab akan sangat penting – begitu pula memastikan AI diterapkan dengan aman, terutama seiring dengan terus berkembangnya regulasi. Peningkatan kerja sama internasional akan menjadi kuncinya.
AI merupakan peluang langka bagi dunia untuk mencapai tujuan iklim, mencapai pertumbuhan berkelanjutan, mempertahankan daya saing global, dan banyak lagi. Namun, kita masih berada di tahap awal dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.
Kami berharap dapat melakukan pekerjaan itu dengan orang lain dan membangun AI bersama-sama dengan cara yang aman dan bertanggung jawab sehingga semua orang dapat memperoleh manfaatnya.
Huy Hoang ( diterjemahkan dari FT )
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)