(GLO)- Pagi-pagi sekali tanggal 2 Juni, Ibu Le Thi L. mendapati suami dan kedua anaknya tak sadarkan diri di dalam mobil. Ia kemudian membuka pintu dan memanggil orang-orang untuk membawa mereka ke unit gawat darurat, tetapi salah satu keponakannya telah meninggal dunia.
Akibat pemadaman listrik di rumah, seorang ayah dan ketiga anaknya di Kota Truong Son, Distrik An Lao (Kota Hai Phong ) pergi ke garasi keluarga untuk tidur di dalam mobil berpelat nomor 15A-35.990 dengan AC menyala. Sekitar pukul 03.13 dini hari tanggal 2 Juni, ketika listrik kembali menyala, Ibu Le Thi L. (lahir tahun 1976) memanggil ketiga ayah dan anak tersebut untuk bangun dan masuk ke dalam rumah. Ia terkejut mendapati suami dan kedua anaknya terbaring tak sadarkan diri di dalam mobil.
Ilustrasi |
Nyonya L. kemudian membuka pintu dan meminta bantuan untuk membawa suami dan kedua anaknya ke Rumah Sakit Umum Kien An (Kota Hai Phong). Saat ini, suami Nyonya L., Tuan Pham Van T. (lahir tahun 1974) dan putranya, Pham Ngoc K. (lahir tahun 2008), masih berada di ruang gawat darurat dan telah sadar kembali, sementara putrinya, Pham Minh H. (lahir tahun 2003), telah meninggal dunia.
Penyebabnya dipastikan oleh Kepolisian Distrik An Lao adalah mati lemas akibat menghirup karbon monoksida (CO) di dalam mobil.
Menurut para ahli, ketika mobil berhenti dan parkir di suatu tempat dengan AC menyala, gas CO akan dihasilkan. Pada saat ini, gas CO akan meresap ke dalam kompartemen mobil dan tidak keluar seperti saat mobil sedang melaju, sehingga membahayakan tubuh, terutama keracunan. Jika tubuh keracunan, koma dapat menyebabkan kematian saat menutup pintu dan tidur di dalam mobil.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)