Penderita pilek sering mengalami batuk, demam, dan gejala lainnya. Namun, jika gejala-gejala ini menetap, penyebabnya mungkin penyakit yang mendasarinya, bahkan kanker.
Gejala pilek disebabkan oleh virus atau bakteri. Namun, jika gejala-gejala ini menetap atau bahkan memburuk, bisa jadi itu pertanda kanker, menurut situs web kesehatan Verywell Health (AS).
Kelelahan yang berkepanjangan dapat disebabkan oleh efek leukemia, limfoma, atau kanker kolorektal.
Orang harus menemui dokter untuk pemeriksaan kanker jika gejala seperti flu berikut berlanjut:
Batuk terus-menerus
Batuk terus-menerus yang berlangsung lebih dari tiga minggu tidak boleh diabaikan. Perhimpunan Kanker Amerika (American Cancer Society) menyatakan bahwa batuk terus-menerus, terutama yang disertai darah atau perubahan suara, dapat menjadi tanda kanker paru-paru atau tenggorokan.
Penelitian menunjukkan bahwa hingga 57% pasien kanker paru stadium awal memiliki batuk terus-menerus sebagai gejala peringatan pertama. Oleh karena itu, jika batuk Anda tidak kunjung hilang setelah beberapa minggu meskipun telah mencoba berbagai cara, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.
Demam, infeksi berulang
Penyakit yang disertai gejala infeksi, seperti demam, yang kambuh mungkin bukan hanya disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang melemah. Perhimpunan Hematologi Amerika menyatakan bahwa infeksi yang berulang terkadang dapat disebabkan oleh leukemia, sejenis kanker darah.
Leukemia mengganggu kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah putih, sel yang melawan patogen. Akibatnya, penderita penyakit ini sering menderita infeksi, dan demam merupakan gejala yang sangat umum.
Kelelahan kronis
Kelelahan yang berkepanjangan merupakan gejala berbagai penyakit, termasuk pilek dan flu. Namun, kelelahan akibat kanker seringkali parah dan tidak membaik dengan istirahat.
Menurut Institut Kanker Nasional (NCI), kanker seperti leukemia, limfoma, dan kanker kolorektal dapat menyebabkan kelelahan yang berkepanjangan. Hal ini disebabkan oleh kanker yang memengaruhi respons imun dan mengubah metabolisme tubuh.
Kesulitan menelan, sakit tenggorokan selama berhari-hari
Sakit tenggorokan yang berlangsung selama berminggu-minggu atau kesulitan menelan bisa menjadi tanda kanker tenggorokan atau esofagus. Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Cancer menemukan bahwa kesulitan menelan dan sakit tenggorokan yang berkepanjangan merupakan salah satu gejala awal kanker ini, menurut Verywell Health .
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/4-trieu-chung-de-tuong-la-cam-lanh-keo-dai-nhung-co-the-la-ung-thu-185241130124656007.htm
Komentar (0)