Kuncinya adalah menikmati sarapan lezat sambil menjaga kadar gula darah tetap sehat.
Salah satu cara terbaik untuk sarapan seimbang adalah mempelajari bagaimana makanan tertentu akan memengaruhi kadar gula darah Anda sehingga Anda dapat memasukkannya ke dalam makanan Anda untuk membantu Anda mencapai tujuan.
Kuncinya adalah menikmati sarapan lezat sambil menjaga kadar gula darah tetap sehat.
Ada 5 kesalahan umum saat sarapan yang dapat memengaruhi manajemen diabetes, yang perlu Anda hindari.
Lewati sarapan sepenuhnya
Penderita diabetes tidak boleh melewatkan sarapan sama sekali. Bagi mereka yang mengonsumsi obat pengontrol gula darah, melewatkan sarapan dapat meningkatkan risiko hipoglikemia.
Selain itu, melewatkan sarapan juga dapat memengaruhi nafsu makan Anda, kata Caroline Thomason, ahli diet terdaftar dan edukator diabetes yang berbasis di AS. Melewatkan sarapan dapat menyebabkan rasa lapar di kemudian hari dan konsumsi karbohidrat berlebih. Sebagai gantinya, konsumsilah sarapan yang kaya protein dan serat untuk membantu menjaga gula darah Anda tetap stabil sepanjang hari.
Jika Anda ingin sarapan ringan, pertimbangkan apel dengan alpukat, beri dengan kacang cincang, atau irisan pir dengan yogurt tawar rendah lemak atau keju rendah lemak.
Tidak cukup mengonsumsi serat
Serat penting untuk mengontrol gula darah dan meningkatkan rasa kenyang, serta meningkatkan kesehatan jantung, pencernaan, dan usus.
Ahli gizi Jacinda Shapiro, pelatih kesehatan diabetes yang berbasis di AS, mengatakan: Serat adalah kunci kesehatan dan pengendalian diabetes.
Serat mendorong produksi asam lemak rantai pendek, yang membantu mengatur kadar gula darah, kata Jacinda Shapiro. Menurut Asosiasi Diabetes Amerika, penderita diabetes sebaiknya mengonsumsi 25 hingga 38 gram serat per hari.
Untuk serat ekstra, tambahkan sayuran hijau, smoothie buah, dan biji chia ke sarapan Anda.
Penderita diabetes harus berhati-hati saat minum jus buah.
Gabungkan pati olahan dan lemak jenuh
"Menggabungkan lemak dengan karbohidrat olahan adalah bencana bagi gula darah," kata Peggy Kraus, MD, seorang pendidik diabetes dan spesialis perawatan di AS.
Pilih biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan sayuran atau buah-buahan yang menyediakan karbohidrat kompleks yang lambat dicerna serta makanan yang mengandung lemak sehat. Padukan dengan makanan rendah lemak dan rendah gula, seperti yogurt tanpa pemanis, dan buah beri.
Sarapan tidak teratur
Hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah tidak stabil. Misalnya, jika Anda melewatkan sarapan di suatu hari, lalu sarapan besar keesokan harinya, kadar gula darah Anda kemungkinan besar tidak stabil.
Jika Anda menyadari kadar gula darah Anda tinggi 2 jam setelah sarapan, tinjau kembali asupan Anda. Usahakan mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang sama untuk setiap sarapan dan perhatikan respons tubuh Anda. Pastikan untuk memasukkan makanan yang mengandung serat, protein, dan lemak tak jenuh untuk sarapan yang seimbang.
Minum jus buah
Pakar Jus buah seringkali rendah serat dan mengandung gula dalam jumlah besar, yang dapat meningkatkan kadar gula darah dengan sangat cepat. Oleh karena itu, penderita diabetes sebaiknya menghindari minum jus buah, ujar Shapiro.
Pilih buah utuh yang mengandung serat. Jika Anda suka jus buah, minumlah hanya setengah gelas saat makan, menurut Eating Well.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)