Sekitar 1.400 tentara, 400 musisi, dan lebih dari 200 kuda dikerahkan untuk parade merayakan ulang tahun Raja Inggris.
Raja Charles III memimpin parade Trooping the Colour pada 17 Juni, menandai ulang tahun pertamanya sejak penobatannya. Sekitar 8.000 orang berbondong-bondong ke pusat ibu kota Inggris untuk menyaksikan ritual kerajaan tahunan tersebut.
Para penunggang kuda dan pengawal berangkat dari Istana Buckingham, menempuh perjalanan lebih dari satu kilometer di sepanjang The Mall menuju Lapangan Parade Pengawal Kuda. Raja berusia 74 tahun itu menunggang kuda, diikuti oleh Pangeran William, Putri Anne, dan Pangeran Edward. Ratu Camilla, Putri Kate, dan anak-anaknya naik kereta kuda.
Raja Charles III (depan) menunggang kuda dalam parade di London pada 17 Juni. Foto: AFP
Di Lapangan Parade Pengawal, Raja Charles III berkuda melewati formasi, memeriksa para prajurit yang melaksanakan upacara pengibaran bendera.
Tradisi monarki Inggris menunggang kuda untuk memeriksa bendera telah absen dari Prosesi Bendera Kerajaan selama hampir empat dekade. Ritual ini terakhir kali dilakukan pada tahun 1985, untuk merayakan ulang tahun Ratu Elizabeth II yang ke-59. Untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-60, beliau memutuskan untuk menunggang kereta kuda karena kuda yang telah ditungganginya selama 18 tahun telah "pensiun".
Raja Charles III meninjau parade militer dengan menunggang kuda. Video : AFP
Sekitar 1.400 tentara, 400 pemusik, dan 200 kuda dikerahkan untuk prosesi tersebut. Setelah upacara di Lapangan Parade Pengawal Kuda, keluarga kerajaan Inggris kembali ke Istana Buckingham. Raja Charles III dan keluarganya muncul di balkon untuk melambaikan tangan kepada rakyat.
Sebuah salut meriam 41 kali ditembakkan di Green Park, London pusat. Para bangsawan dan masyarakat umum menyaksikan pertunjukan yang dipersembahkan oleh 70 pesawat dan helikopter militer , termasuk jet tempur Typhoon, pesawat angkut C-130 Hercules, dan tim pertunjukan Red Arrows profesional Angkatan Udara Kerajaan. Pertunjukan ini lebih besar daripada pertunjukan pada penobatan Raja di awal Mei karena kondisi cuaca yang mendukung.
Keluarga Pangeran William berdiri bersama Raja Charles (kedua dari kanan) dan Ratu Camilla di balkon Istana Buckingham pada 17 Juni. Foto: AFP
Bidisha Mamata, seorang pakar kerajaan Inggris, mengatakan perayaan ulang tahun Raja Charles III kali ini "menunjukkan suasana yang lebih meriah" dibandingkan penobatan pada bulan Mei.
"Penobatannya lebih bersifat seremonial, dengan banyak tradisi abad pertengahan. Acara ini lebih berfokus pada citra militer, hubungan antara Raja Charles III dan masa baktinya di Korps Marinir Kerajaan dan Angkatan Udara Kerajaan," ujarnya.
Ulang tahun Raja Charles III yang sebenarnya adalah 14 November. Namun, raja Inggris secara tradisional mengadakan dua perayaan ulang tahun setiap tahun, satu untuk publik dan satu untuk keluarganya. Alasan keluarga kerajaan Inggris memilih bulan Juni untuk parade dan perayaan ulang tahun adalah karena cuaca yang mendukung dan minimnya hujan. Tradisi mengadakan parade ulang tahun kerajaan dimulai pada tahun 1748, pada masa pemerintahan Raja George II.
Jet tempur Typhoon terbang di atas The Mall selama pertunjukan udara untuk memperingati ulang tahun Raja Charles III pada 17 Juni. Foto: PA.
Thanh Danh (Menurut AFP, Reuters )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)