Inggris akan mencari dukungan dari anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) lainnya pada tanggal 18 November untuk menuntut pihak-pihak yang bertikai di Sudan menghentikan tembakan dan mengizinkan pengiriman bantuan.
Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy. (Sumber: Reuters) |
Menurut Reuters , dengan London memegang jabatan presiden bergilir Dewan Keamanan PBB, Menteri Luar Negeri David Lammy diperkirakan akan memimpin pemungutan suara atas rancangan resolusi yang diusulkan oleh Inggris dan Sierra Leone, yang menyerukan perlindungan warga sipil di Sudan.
“Inggris tidak akan pernah membiarkan Sudan dilupakan,” tegas Bapak Lammy, mengumumkan penggandaan bantuan menjadi £226 juta ($285 juta), menurut Kementerian Luar Negeri Inggris.
Konflik antara tentara Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter pecah pada bulan April 2023, menewaskan ribuan orang dan menyebabkan krisis pengungsian terbesar di dunia.
Kementerian Luar Negeri mengatakan, Tn. Lammy mengkritik pembatasan Israel atas bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza dan menyerukan gencatan senjata segera dan pembebasan semua sandera.
Terkait konflik di Ukraina, Tn. Lammy akan menyatakan bahwa Inggris “akan terus mendukung Kiev”.
Menteri Luar Negeri Inggris diperkirakan akan berbicara kepada pers bersama Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/anh-tuyen-bo-khong-de-sudan-bi-lang-quen-chi-trich-han-che-cua-israel-va-sat-canh-cung-kiev-294162.html
Komentar (0)