Ibu Dang Huynh Uc My, Ketua TTC AgriS, dan Duta Besar Australia berkomitmen untuk mempromosikan pertanian berkelanjutan.
Baru-baru ini, Ibu Dang Huynh Uc My - Ketua Dewan Direksi Thanh Thanh Cong - Bien Hoa Joint Stock Company (TTC AgriS, HOSE: SBT) dan Bapak Andrew Goledzinowski - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Australia untuk Vietnam membahas peluang kerja sama bilateral untuk mempromosikan pembangunan pertanian berkelanjutan.
Komitmen untuk meningkatkan kerja sama bilateral antara Vietnam dan Australia
Pada pertemuan tanggal 16 Oktober, Ibu Uc My memperkenalkan strategi pembangunan berkelanjutan TTC AgriS, dengan fokus pada model rantai nilai sirkular untuk mengoptimalkan nilai tanaman dan meminimalkan dampak lingkungan.
Menyatakan kesan dan dukungannya terhadap strategi bisnis tersebut, Duta Besar Andrew Goledzinowski mengatakan: “Australia dan Vietnam memiliki tujuan yang sama, yaitu pembangunan berkelanjutan dan meminimalkan dampak lingkungan. Pemerintah Australia siap bekerja sama dan mendukung komunitas bisnis kedua negara dalam transformasi hijau dan menciptakan ekonomi sirkular.”
Ketua TTC AgriS Dang Huynh Uc My dan Duta Besar Andrew Goledzinowski selama pertemuan dan pertukaran pada 16 Oktober |
Berdasarkan Strategi Ekonomi Asia Tenggara hingga 2040, Duta Besar Andrew Goledzinowski menegaskan bahwa Vietnam merupakan fokus program investasi Australia di Asia Tenggara, dengan 4 bidang prioritas: pertanian dan pangan, sumber daya alam, energi hijau, pendidikan , dan keterampilan. Australia secara bertahap mewujudkan Strategi tersebut melalui program dukungan dan kerja sama yang ditujukan pada bidang-bidang tersebut. Di bidang pertanian, kedua negara sedang melakukan negosiasi yang menguntungkan untuk mencapai kesepakatan akses pasar pertanian dua arah.
Ketua TTC AgriS mengatakan bahwa beliau melihat banyak potensi dari rantai nilai pertanian cerdas berkelanjutan serta peluang perdagangan dan investasi antara kedua negara. Beliau juga menyadari peran dan tanggung jawab untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui operasional bisnis. Oleh karena itu, TTC AgriS berkomitmen untuk memperkuat kerja sama, memberikan kontribusi bagi masyarakat, dan mewujudkan kemakmuran serta keamanan jangka panjang bagi kedua wilayah.
Sebelumnya, pada Forum CEO KTT Khusus ASEAN-Australia 2024 dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan Vietnam-Australia, Ibu My menyampaikan upaya komunitas bisnis dan komitmen untuk meningkatkan perdagangan. Pada Forum Investasi Australia pada April 2023, Ibu My juga menekankan bahwa Australia merupakan tujuan terbaik untuk bahan baku pertanian berkelanjutan guna mendiversifikasi pasokan global Vietnam.
Ibu Dang Huynh Uc My dan Bapak Andrew Goledzinowski menegaskan akan bekerja sama erat untuk mempromosikan pertanian berkelanjutan antara kedua negara. |
Australia – Negara strategis dalam peta jalan pembangunan global TTC AgriS
Ibu Uc My menegaskan: “Australia merupakan negara strategis dalam peta jalan pembangunan internasional kami. Dengan pertaniannya yang maju, Australia membantu TTC AgriS memperluas platform pertanian digitalnya (Agtech) dan teknologi pangan (Foodtech), memenuhi standar internasional sebagai fondasi bagi ekspansi merek dalam rantai perdagangan global.”
Sebagai perusahaan gula terkemuka di Vietnam, TTC AgriS memiliki lahan bahan baku lintas batas di tiga negara Indochina dan Australia. Pada tahun 2022, dalam strategi perluasan lahan bahan baku di luar Vietnam, Ibu My secara langsung membahas strategi kerja sama pengembangan pertanian 4.0 dengan pemerintah Queensland (Australia) untuk mengembangkan 20.000 hektar lahan bahan baku di sini. Saat ini, lebih dari 1.600 hektar telah ditanami, menerapkan teknologi pertanian digital melalui platform manajemen FRM (Farmer Relationship Management) dan terus diperluas.
Dengan dukungan Kementerian Pertanian dan Pemerintah Negara Bagian Queensland (Australia), perusahaan ini telah mengembangkan berbagai solusi pertanian berteknologi tinggi menggunakan biomassa dan biofuel, serta melatih sumber daya manusia berkualitas tinggi, mempromosikan penyuluhan pertanian, dan konsultasi agronomi. Di saat yang sama, Ibu My juga telah bekerja sama dengan organisasi-organisasi terkemuka seperti Farmacist Agronomy Consulting Company untuk membuka peluang kerja sama internasional dalam penelitian dan pengembangan pertanian 4.0, transfer teknologi, dan penyelenggaraan Demo Farms di Vietnam.
TTC AgriS sedang mengembangkan pusat solusi pertanian internasional terpadu dengan tujuan menghubungkan para ahli, mentransfer teknologi, dan praktik terbaik dalam pertanian presisi dari Queensland (Australia) ke Tây Ninh. Oleh karena itu, Australia menjadi kantor pusat pusat ini di pasar internasional, bertindak sebagai pusat transfer solusi pertanian ke Vietnam dan dari sana menyebar ke seluruh Asia Tenggara. Rencana ini juga mencakup proyek pembangunan lahan percontohan seluas 616 hektar yang menggunakan standar pertanian berteknologi tinggi dan berkelanjutan dari Australia.
Selain itu, Australia juga telah ditetapkan oleh Ketua TTC AgriS sebagai negara penting untuk mengembangkan perdagangan internasional di kawasan ini. Pada bulan September 2024, TTC AgriS menyelesaikan investasi sebesar 1,5 juta AUD di East Forged, sebuah perusahaan produksi teh nitro seduh dingin Australia melalui perusahaan anggotanya, Global Mind Australia (GMA). Ini merupakan tonggak percepatan dalam rencana TTC AgriS untuk berpartisipasi secara mendalam di pasar Makanan - Minuman - Susu - Manisan global, khususnya di bidang pengolahan makanan yang berasal dari alam.
Dengan fondasi kerja sama yang kokoh, Ibu Uc My yakin bahwa kemitraan strategis dengan Australia akan memainkan peran penting dalam peta jalan pengembangan perusahaan dan tujuan Net Zero pada tahun 2035. Pertemuan antara beliau dan Duta Besar Andrew Goledzinowski menegaskan komitmen kuat kedua belah pihak untuk mempromosikan pertanian berkelanjutan dalam rantai nilai perdagangan global.
Komentar (0)