Tiga tim Vietnam memenangkan satu medali perak dan dua perunggu pada kompetisi pemrograman regional ICPC Asia -Pasifik .
Tim peraih medali perak bernama Sudo, dari Universitas Teknologi, Universitas Nasional Vietnam, Hanoi, menurut pengumuman dari panitia penyelenggara kompetisi pemrograman mahasiswa internasional ICPC Asia- Pasifik , pada malam 2 Maret.
Dua tim Vietnam yang memenangkan medali perunggu adalah HCMUS-ExploringWorld dari Universitas Sains , Universitas Nasional Vietnam, Kota Ho Chi Minh; dan HUST Kite dari Universitas Sains dan Teknologi Hanoi.
Tim-tim ini, bersama dengan 62 tim lain dari 40 universitas bergengsi di kawasan Asia-Pasifik, memecahkan 13 masalah algoritma dalam waktu 5 jam, dari pukul 9 pagi hingga 2 siang pada tanggal 2 Maret, menurut standar ICPC global.
Kejuaraan ini dimenangkan oleh tim NewTrend dari Universitas Nasional Seoul (Korea Selatan), yang berhasil menyelesaikan 9 dari 13 soal. Tiga tim peraih medali emas berasal dari Universitas Tokyo dan Universitas Kyoto (Jepang) serta Universitas Nasional Singapura.
Tim Sudo yang juga meraih medali perak adalah tim dari Institut Teknologi Tokyo (Jepang), Universitas Soongsil (Korea Selatan), dan Universitas Indonesia (Indonesia).
Ada 5 tim yang memenangkan medali perunggu, termasuk dua tim dari Vietnam, Universitas Nasional Taiwan, Universitas Sains dan Teknologi Pohang (Korea) dan Universitas Teknologi Nayang (Singapura).
Tim-tim ini akan mewakili kawasan Asia-Pasifik di final global ICPC 2024 pada bulan September di Kazakhstan. Kompetisi pemrograman tertua dan paling bergengsi di dunia dengan sejarah lebih dari 50 tahun ini dianggap sebagai "Olimpiade" bagi mahasiswa di industri Teknologi Informasi.
Tim sudo dari Universitas Teknologi, Universitas Nasional Vietnam, Hanoi meraih medali perak di ICPC Asia-Pasifik. Foto: Panitia Penyelenggara
Final Regional ICPC Asia-Pasifik tahun ini diadakan untuk pertama kalinya di Vietnam, diselenggarakan oleh Universitas Teknologi, Universitas Nasional Vietnam, Hanoi.
Ujian ini sepenuhnya dioperasikan secara daring sesuai standar internasional. Sistem pemantauan daring VNOJ dioperasikan oleh Klub Olimpiade Vietnam. Profesor Rie Shigetomi Yamaguchi (Jepang) menjabat sebagai Direktur Teknis. Panitia ujian dan juri merupakan pakar terkemuka di kawasan ini. Ketua juri adalah Bapak Jonathan Irvin Gunawan (Indonesia).
Profesor Nguyen Dinh Duc, Ketua Dewan Universitas Teknologi, sangat mengapresiasi dedikasi 65 tim yang berkompetisi.
"Hal yang paling sukses adalah melalui kompetisi ini, kami menemukan bakat, menarik, dan mendorong siswa untuk mengeksplorasi kreativitas dan hasrat mereka terhadap teknologi informasi," kata Bapak Duc.
Vietnam pertama kali berpartisipasi dalam ICPC pada tahun 2005. Sejak saat itu, tim-tim Vietnam secara konsisten berada di 100-140 besar universitas di final ICPC tingkat dunia. Pada tahun 2002, tim dari Universitas Teknologi menjadi perwakilan Vietnam pertama yang meraih medali perunggu, menempati peringkat ke-12 dunia. Tim ini juga menjadi tim pertama dari negara-negara Asia Tenggara yang meraih medali.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)