Pemain naturalisasi Indonesia masih kesulitan cari klub baru
Pers dan penggemar Indonesia makin resah, sebab bulan Juni sudah hampir berakhir, namun belum juga ada kabar bahwa para pemain naturalisasi penting timnas nusantara, di antaranya Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, Rafael Struick, Shayne Pattynama, dan Jordi Amat, akan menemukan klub baru untuk bergabung.
Tim Indonesia memiliki ekspektasi tinggi pada babak kualifikasi keempat Piala Dunia 2026 di Asia, tetapi menghadapi masalah dengan banyaknya pemain naturalisasi kunci yang menganggur.
Foto: Reuters
Gelandang kunci Thom Haye, 30 tahun, baru-baru ini mengumumkan bahwa ia masih menunggu kesempatan bermain di Kejuaraan Nasional Belanda (Eredivisie), setelah meninggalkan Almere City karena tim tersebut terdegradasi. Sementara itu, pemain lain seperti Justin Hubner (21), setelah dipinjamkan ke Cerezo Osaka (Jepang), tidak direkrut oleh tim ini, dan juga dilepas oleh klub induknya, Wolverhampton (Inggris) mulai 6 Juni.
Justin Hubner juga tidak dipanggil ke timnas U-23 Indonesia meskipun berstatus bebas transfer. Namun, sejauh ini ia belum berhasil meyakinkan klub mana pun untuk bergabung, meskipun beberapa klub di Liga 1 (Kejuaraan Nasional Indonesia) tertarik. Serupa dengan Nathan Tjoe-A-On, pemain ini saat ini bekerja sementara sebagai salesman untuk produk pakaian bermereknya sendiri dan juga sebagai model.
Haruskah kita menaturalisasi pemain secara massal: Pelajaran dari latar belakang sepak bola lainnya?
Sementara itu, striker Rafael Struick, bek Shayne Pattynama, dan bek tengah Jordi Amat masih bungkam dan masa depan mereka belum jelas. Jordi Amat masih mencari kesempatan bermain di Liga Super Malaysia setelah kontraknya dengan Johor Darul Ta'zim tidak diperpanjang. Atau, ia juga sedang mempertimbangkan kesempatan untuk bergabung dengan Liga 1 Thailand (Thailand).
"Jika para pemain naturalisasi ini belum menemukan klub baru untuk bergabung, dan performa mereka terpengaruh, pelatih Kluivert kemungkinan akan mempertimbangkan apakah akan memanggil mereka atau tidak selama FIFA Days di bulan September, tahap awal persiapan personel dan taktik untuk babak kualifikasi keempat Piala Dunia 2026 di Asia (8-14 Oktober)," demikian pernyataan CNN Indonesia.
Tim Malaysia bernapas lega ketika bek Jon Irazabal dan Hector Hevel (13, foto) diselamatkan oleh klub Johor Darul Ta'zim.
Foto: Ngoc Linh
Menurut CNN Indonesia, pada babak kualifikasi keempat Piala Dunia 2026 di Asia, tim nasional akan menghadapi sebagian besar tim dari Timur Tengah seperti Qatar, Arab Saudi, UEA, dan Irak, kecuali Oman, karena tim ini berada di grup unggulan yang sama dengan Indonesia. Oleh karena itu, dari segi taktik, juga akan ada perubahan yang disesuaikan. Pada babak kualifikasi ketiga, setelah pelatih Kluivert mengambil alih kursi panas dari pelatih Shin Tae-yong, pelatih asal Belanda tersebut kerap menggunakan formasi 4 bek.
Namun, dengan para bek kunci seperti Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Justin Hubner yang masih menganggur, beralih ke formasi tiga bek sebelumnya akan sesuai dan memenuhi kebutuhan akan kemampuan menghadapi tim-tim dari Timur Tengah, lapor CNN Indonesia. Dengan demikian, bek tengah Jay Idzes, Kevin Diks, dan Dean James akan menjadi faktor kunci dalam strategi baru pelatih Kluivert, tambah surat kabar tersebut.
Sementara itu, terkait pemain naturalisasi juga, tim Malaysia bernapas lega ketika bek Jon Irazabal (asal Spanyol), usai berpisah dengan Sabah FC (Azerbaijan), direkrut Johor Darul Ta'zim untuk bermain pada musim 2025-2026 di Liga Super Malaysia.
Johor Darul Ta'zim juga menyelamatkan pemain naturalisasi Belanda lainnya dari pengangguran yakni gelandang Hector Hevel, 29, setelah ia dipecat oleh klub Portugal Portimonense SC pada akhir musim lalu.
Dengan kembalinya 2 pemain asing naturalisasi ke Liga Super Malaysia bersama Klub Johor Darul Ta'zim, tim nasional Malaysia juga dapat memanggil mereka saat berpartisipasi dalam Piala Negara-Negara CAFA 2025 (kejuaraan regional Asia Tengah) sebagai tim tamu, yang berlangsung dari 26 Agustus hingga 9 September. Sementara itu, sebagian besar pemain naturalisasi lainnya akan bergantung pada klub dan waktu dalam jadwal FIFA Days dari 1 hingga 9 September untuk diizinkan kembali ke tim nasional atau tidak.
Source: https://thanhnien.vn/bao-indonesia-sot-vo-cau-thu-nhap-tich-van-that-nghiep-ngoai-binh-malaysia-duoc-giai-cuu-185250626110324019.htm
Komentar (0)