
Seorang pasien berusia 20 bulan dibawa ke ruang gawat darurat di Pusat Medis Binh Lieu (Quang Ninh) oleh keluarganya karena diduga keracunan bahan kimia setelah secara tidak sengaja menelan pil pembunuh gulma.
Segera setelah mengetahui kejadian tersebut, keluarga segera membawa anak tersebut ke pusat medis. Berkat perawatan yang aktif dan tepat waktu, kondisi pasien telah stabil dan terus dipantau di Departemen Bedah - Anestesi, Resusitasi - Antiracun.
Insiden ini merupakan peringatan tentang potensi bahaya bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari. Pelet herbisida seringkali berwarna cerah, sehingga mudah disalahartikan sebagai permen atau suplemen oleh anak-anak. Jika tertelan, bahan aktif dalam obat tersebut dapat menyebabkan kerusakan serius pada hati, ginjal, sistem saraf, dan paru-paru. Yang lebih berbahaya, banyak herbisida tidak memiliki penawar khusus, dan pengobatannya hanya bersifat suportif, sehingga deteksi dini dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk kelangsungan hidup anak.
Untuk mencegah keracunan bahan kimia, orang tua harus benar-benar memperhatikan penyimpanan semua pestisida, herbisida, bahan kimia pembersih, dll. di tempat yang aman, jauh dari jangkauan anak-anak. Bahan kimia tidak boleh disimpan dalam botol minuman ringan atau wadah makanan yang umum digunakan untuk menghindari kebingungan. Jika menduga anak telah menelan bahan kimia, jangan memaksakan muntah atau menggunakan obat tradisional yang belum teruji. Segera bawa anak ke fasilitas medis terdekat dan berikan informasi lengkap tentang bahan kimia yang dicurigai, bawa kemasannya jika tersedia.
Keracunan bahan kimia pada anak-anak merupakan salah satu kecelakaan yang sangat disayangkan, tetapi dapat dicegah sepenuhnya. Kehati-hatian dan kewaspadaan orang dewasa adalah perlindungan terkuat bagi anak-anak. Ambil tindakan hari ini untuk mencegah risiko tersembunyi yang dapat merenggut nyawa anak yang tidak bersalah.
Sumber: https://baolaocai.vn/be-20-thang-tuoi-suyt-mat-mang-vi-uong-nham-thuoc-diet-co-dang-vien-post649680.html
Komentar (0)