Terkait kekhawatiran masyarakat terhadap pelat nomor kendaraan bermotor, perwakilan dari Direktorat Lalu Lintas Kepolisian baru saja menyampaikan bahwa Surat Edaran Nomor 24 Tahun 2023 Kementerian Keamanan Publik secara jelas mengatur warna dan seri setiap jenis pelat nomor yang dikeluarkan mulai 15 Agustus.
Khususnya, pelat nomor yang dikeluarkan untuk sepeda motor dan skuter akan mengalami perubahan dibandingkan sebelumnya. Oleh karena itu, pelat nomor untuk sepeda motor akan memiliki latar belakang putih, huruf dan angka berwarna hitam, dan seri pelat nomor akan menggunakan salah satu dari 20 huruf berikut: A, B, C, D, E, F, G, H, K, L, M, N, P, S, T, U, V, X, Y, Z dikombinasikan dengan salah satu dari 20 huruf A, B, C, D, E, F, G, H, K, L, M, N, P, S, T, U, V, X, Y, Z. Ini adalah pelat nomor yang dikeluarkan untuk sepeda motor milik organisasi dan perorangan dalam negeri.
Pelat nomor baru yang dikeluarkan untuk sepeda motor masyarakat akan memiliki 2 huruf berurutan, bukan 1 angka digabung 1 huruf seperti sebelumnya.
"Sesuai ketentuan peralihan dalam Pasal 39 Surat Edaran 24/2023, pelat nomor 5 digit lama yang diterbitkan sebelum 15 Agustus (rangkaian 1 huruf dan 1 angka) yang masih digunakan masyarakat akan teridentifikasi secara normal secara otomatis. Artinya, selama proses penarikan sesuai ketentuan, sistem registrasi kendaraan akan tetap menerbitkan ulang pelat nomor ini ketika pemilik kendaraan mendaftarkan kendaraan lain," ujar seorang perwakilan dari Kepolisian Lalu Lintas.
Menurut perwakilan dari Satuan Lalu Lintas Kepolisian, sejumlah daerah masih menerbitkan pelat nomor kendaraan bermotor dengan model lama (rangkaian 1 huruf dan 1 angka) karena nomor-nomor yang tersisa sudah dialokasikan sebelum tanggal 15 Agustus.
Jumlah plat nomor ini tidak banyak, dan setelah diberikan kepada masyarakat, plat nomor tersebut akan dikenali secara normal.
Setelah menerbitkan semua plat nomor lama yang tersisa, Polisi Lalu Lintas akan menerbitkan plat nomor dua karakter baru untuk sepeda motor kepada masyarakat.
Perwakilan dari Departemen Lalu Lintas Kepolisian menegaskan, tidak ada plat nomor sepeda motor lama 5 digit yang selama ini digunakan masyarakat tidak akan teridentifikasi atau diterbitkan kembali jika melalui prosedur penarikan kembali.
Akhir-akhir ini, beberapa orang mengalami kendala saat mendaftar pencabutan dan penerbitan plat nomor kendaraan bermotor, baik disebabkan oleh kendala teknis maupun ketidakpahaman beberapa petugas penegak hukum.
Ke depannya, Satuan Lalu Lintas Kepolisian akan terus menerbitkan surat edaran kepada seluruh tingkatan agar penerbitan dan pencabutan plat nomor dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)