Pada tanggal 8 Maret, Departemen Kepolisian Lalu Lintas mengumumkan bahwa Kementerian Keamanan Publik baru saja menyetujui rencana lelang ketiga untuk pelat nomor mobil dengan 188.399 pelat nomor dari semua provinsi dan kota.
Rencana lelang ketiga akan dicantumkan mulai tanggal 11 Maret, harga awal plat nomor mobil yang dilelang sebesar 40 juta VND, uang jaminan sebesar harga awal tersebut.
Seperti dua sesi sebelumnya, lelang berlangsung secara daring, dengan harga awal setiap lelang sebesar 5 juta VND.
Plat nomor mobil dengan lima angka 9 memegang rekor lelang lebih dari 75 miliar VND.
Kementerian Keamanan Publik menegaskan bahwa semua organisasi dan individu Vietnam berhak berpartisipasi dalam pelelangan pelat nomor mobil sesuai dengan ketentuan Keputusan No. 39/2023/ND-CP tanggal 26 Juni 2023 yang merinci sejumlah pasal Resolusi No. 73/2022/QH15 tanggal 15 November 2022 Majelis Nasional tentang pelelangan percontohan pelat nomor mobil dan ketentuan hukum terkait lainnya.
Bagi penyelenggara lelang aset, biaya jasa untuk setiap plat nomor mobil yang dilelang dihitung sebesar 8% dari harga awal. Selain itu, biaya lelang yang dibayarkan kepada penyelenggara lelang aset adalah 10.000 VND/plat nomor mobil yang dilelang.
Dalam waktu 15 hari sejak tanggal pengumuman hasil lelang, pemenang lelang harus menyetorkan seluruh uang kemenangan lelang (setelah dikurangi deposit) ke rekening pengumpulan khusus Kementerian Keamanan Publik.
Menurut daftar 188.399 plat nomor mobil yang dilelang untuk ketiga kalinya, Hanoi memiliki jumlah plat nomor terbanyak dengan 27.300 plat nomor, diikuti oleh Kota Ho Chi Minh dengan 17.970 plat nomor.
Kementerian Keamanan Publik menyatakan bahwa setelah lebih dari 4 bulan lelang pelat nomor mobil (dari 15 September 2023 hingga akhir Februari 2024), total nilai lelang yang berhasil mencapai lebih dari 2.052 miliar VND. Dari jumlah tersebut, 14.062 pelat nomor pemenang lelang telah dibayarkan oleh pelanggan dengan total hampir 1.400 miliar VND, dan hampir 840 miliar VND telah terkumpul untuk disetorkan ke APBN.
"Pelelangan pelat nomor mobil telah memenuhi kebutuhan masyarakat, menciptakan keadilan bagi yang membutuhkan, dan pada saat yang sama, secara efektif mengeksploitasi aset publik, sehingga meningkatkan pendapatan anggaran negara," aku Kementerian Keamanan Publik.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)