Kementerian Perhubungan baru saja mengirimkan dokumen kepada Komite Rakyat provinsi dan kota yang meminta penguatan pelaksanaan tugas untuk memastikan keselamatan lalu lintas bagi mobil yang mengangkut pelajar.
Dokumen tersebut dikeluarkan setelah sebuah insiden di mana seorang bayi laki-laki ditinggalkan di dalam mobil dan meninggal di Thai Binh pada tanggal 29 Mei.
Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan meminta Komite Rakyat provinsi dan kota untuk mengarahkan Kementerian Perhubungan agar berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk mengarahkan peninjauan sekolah-sekolah yang menggunakan mobil sewaan untuk menjemput dan mengantar siswa. Pada saat yang sama, Kementerian Perhubungan meminta perusahaan angkutan untuk secara ketat mematuhi peraturan dan ketentuan operasional transportasi dengan mobil, terutama peraturan tentang rencana pengendalian untuk memastikan tidak ada penumpang di dalam kendaraan.
Departemen Pendidikan dan Pelatihan memimpin dan berkoordinasi dengan pasukan fungsional sektor transportasi dan otoritas setempat untuk secara teratur memeriksa lembaga pendidikan dan sekolah yang menggunakan mobil untuk mengangkut siswa.
Kementerian Perhubungan menganjurkan agar pemerintah daerah mewajibkan semua lembaga pendidikan (dari prasekolah hingga sekolah menengah atas) di daerah yang menggunakan mobil untuk mengangkut siswa ke sekolah untuk mengikuti prosedur dan memeriksa jumlah siswa saat naik dan turun kendaraan.
Berkoordinasilah dengan asosiasi orang tua untuk bekerja sama dengan perusahaan transportasi, yang mewajibkan kepatuhan penuh terhadap peraturan keselamatan lalu lintas bagi kendaraan dan pengemudi. Jangan sekali-kali menandatangani kontrak pengangkutan siswa dengan perusahaan transportasi yang tidak menjamin ketentuan pengangkutan dengan mobil.
Cantumkan dengan jelas dalam kontrak pengangkutan antara institusi pendidikan dan badan usaha pengangkutan persyaratan dan tanggung jawab organisasi dan perorangan terkait mengenai keselamatan lalu lintas dan perlindungan kesehatan peserta didik saat duduk di dalam kendaraan serta saat naik dan turun kendaraan; di dalam kendaraan harus ada seseorang yang bertanggung jawab untuk mengatur dan memeriksa daftar peserta didik, menjaga ketertiban dan kebersihan, serta memberikan instruksi dan mengingatkan peserta didik untuk mematuhi peraturan dan keterampilan keselamatan saat duduk di dalam kendaraan serta saat naik dan turun kendaraan.
Pemerintah daerah perlu segera mengerahkan aparat fungsional untuk meningkatkan patroli, mengawasi, mendeteksi dan menindak tegas pelanggaran hukum di lingkungan angkutan orang, dengan memberikan perhatian khusus pada pemeriksaan dan penanganan pelanggaran terhadap kendaraan angkutan pelajar.
Terkait Komite Rakyat Provinsi Thai Binh, terkait insiden seorang anak yang ditinggalkan di dalam mobil hingga mengakibatkan kematian pada tanggal 29 Mei, Kementerian Perhubungan meminta provinsi untuk menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kepatuhan terhadap peraturan dan ketentuan usaha angkutan penumpang dengan mobil bagi badan usaha angkutan penumpang kontrak; menindak tegas pelanggaran sesuai hukum. Selain itu, berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait untuk menangani sesuai peraturan bagi unit usaha angkutan yang menyebabkan insiden tersebut.
Kementerian Perhubungan juga menugaskan Badan Administrasi Jalan Raya Vietnam untuk lebih gencar mendesak Dinas Perhubungan untuk menerapkan peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan usaha dan ketentuan bagi usaha angkutan jalan di daerah, terutama bus yang mengangkut pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Badan Administrasi juga ditugaskan untuk mendesak Dinas Perhubungan di daerah agar secara efektif memanfaatkan informasi dari perangkat pemantau perjalanan dan kamera yang terpasang di mobil.
VN (menurut Vietnamnet)Sumber
Komentar (0)