Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Do Duc Duy mengatakan bahwa inti dari rancangan resolusi ini adalah menambahkan metode akses lahan dalam pelaksanaan proyek perumahan komersial. Sebelumnya, dengan Undang-Undang Pertanahan tahun 2003 dan Undang-Undang Perumahan tahun 2005, pelaksanaan proyek perumahan komersial melalui dua mekanisme pengalihan hak guna lahan bersifat wajib dan sukarela.

Menteri mengatakan , berdasarkan peraturan perundang-undangan perkotaan saat ini, skala proyek biasanya 20 hektare atau lebih, dan apabila luas wilayahnya lebih kecil dan tidak menjamin keselarasan unsur perkotaan, maka Negara tidak akan mengambil alih lahan.

202411211019058538_z6054171432645_79d619c893cac5ec1871e733592d322e.jpg
Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Do Duc Duy menyampaikan pidatonya pagi ini. Foto: Majelis Nasional

Menteri menyebutkan kesulitan yang terjadi di daerah-daerah, terutama daerah-daerah kecil, di mana pasar real estat tidak besar dan tidak banyak proyek perkotaan yang lebih besar dari 20 hektar.

Oleh karena itu, tujuan penerbitan resolusi ini adalah untuk mengatasi kesulitan dan hambatan yang terjadi di berbagai daerah di seluruh negeri, terutama provinsi-provinsi kecil, dengan pasar real estat berskala kecil, dan tidak banyak proyek perkotaan seluas 20 hektar atau lebih. Proyek-proyek yang tersisa tidak memiliki metode akses lahan, sehingga tidak dapat dilaksanakan.

Menteri Do Duc Duy menekankan, hal itu perlu dilaksanakan secara nasional untuk menjamin keadilan dan mengatasi mekanisme meminta dan memberi.

Terkait syarat-syarat pelaksanaan percontohan, Menteri Do Duc Duy menyampaikan bahwa rancangan Resolusi tersebut secara spesifik telah menetapkan bahwa proyek harus memenuhi 5 syarat: Harus sesuai dengan perencanaan tata guna lahan dan perencanaan pembangunan, tata ruang wilayah, dan sesuai dengan program pembangunan perumahan; luas wilayah untuk pelaksanaan proyek harus sesuai dengan daftar yang diizinkan oleh Dewan Rakyat Provinsi...

Untuk wilayah tanah pertahanan dan keamanan nasional, harus ada persetujuan tertulis dari Kementerian Pertahanan Nasional dan Kementerian Keamanan Publik .

Proyek yang memenuhi syarat akan diizinkan untuk mengubah tujuan penggunaan lahan untuk lahan pertanian dan non-pertanian yang bukan lahan perumahan...

Terkait isu jaminan ketahanan pangan, menjaga stabilitas 3,5 juta hektare lahan padi, dan memastikan rata-rata tutupan hutan nasional sebesar 42%, Menteri Do Duc Duy menyampaikan bahwa isu ini telah dilaksanakan dan dikontrol secara ketat sejak tahap penyusunan rencana tata ruang nasional dan provinsi, kemudian perencanaan tata ruang kota, dan perencanaan pembangunan.

Dalam perencanaan perlu ditentukan berapa luas lahan pertanian yang akan dialihfungsikan menjadi lahan non pertanian dan berapa luas lahan pemukiman yang akan dialihfungsikan selama periode perencanaan, agar dapat terjaga kestabilan areal persawahan seluas 3,5 juta hektare dan terjaganya tutupan hutan sebesar 42%.

Terkait lahan pertahanan dan keamanan nasional, Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup menyampaikan, dalam rancangan rancangan tersebut, kawasan rencana pembangunan perumahan yang belum diserahkan kepada daerah akan diprioritaskan kepada Kementerian Pertahanan Nasional dan Kementerian Keamanan Publik untuk ditata dan dilaksanakan proyek perumahan komersial bagi perwira dan prajurit TNI.

Menteri Do Duc Duy mengatakan bahwa peraturan ini dirancang untuk memfasilitasi konversi cepat lahan pertahanan dan keamanan menjadi lahan perumahan sesuai dengan perencanaan, menciptakan kondisi untuk menyelesaikan kebutuhan perumahan bagi perwira dan prajurit angkatan bersenjata.

Resolusi ini dirancang untuk menugaskan Kementerian Pertahanan Nasional dan Kementerian Keamanan Publik untuk mengatur pemilihan investor guna melaksanakan proyek tersebut. Setelah investor terpilih, investor harus menjalankan semua proses, prosedur, dan persyaratan yang serupa dengan proyek lainnya.

Menteri Do Duc Duy: Menghilangkan hambatan dalam akses lahan untuk proyek perumahan komersial

Menteri Do Duc Duy: Menghilangkan hambatan dalam akses lahan untuk proyek perumahan komersial

Menurut Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Do Duc Duy, resolusi percontohan mengenai perjanjian hak penggunaan lahan bertujuan untuk memecahkan hambatan dalam metode akses lahan untuk melaksanakan proyek perumahan komersial.
Usulan untuk melakukan uji coba perluasan pembangunan perumahan komersial di lahan pertanian

Usulan untuk melakukan uji coba perluasan pembangunan perumahan komersial di lahan pertanian

Pada pagi hari tanggal 13 November, Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Do Duc Duy menyampaikan rancangan resolusi Majelis Nasional tentang uji coba proyek perumahan komersial melalui perjanjian penerimaan hak penggunaan tanah atau kepemilikan hak penggunaan tanah.