Sejak zaman dahulu, para ilmuwan selalu ingin menemukan terapi yang dapat membantu orang tetap awet muda, sehat, cantik, berumur panjang, dan terhindar dari penyakit serius. Apa saja terapi anti-penuaan ini?
Manusia selalu menghadapi ketakutan akan penuaan - Foto: Bao Anh
Dr. Phan Thanh Hao - Ketua Asosiasi Anti-Penuaan Kota Ho Chi Minh - mengatakan hal itu pada Konferensi Sel Punca ke-13 yang diadakan di Kota Ho Chi Minh pada tanggal 6 Desember.
"Sebelumnya, konsep penuaan sering dikaitkan dengan orang berusia 60 tahun ke atas, tetapi menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2000, penuaan muncul sejak usia 40 tahun, tidak hanya pada penampilan kulit, rambut... tetapi juga pada penurunan fungsi organ-organ dalam tubuh," kata Dr. Thanh Hao.
Ada empat penyebab penuaan. Yang pertama adalah penurunan kuantitas dan kualitas sel dalam tubuh.
Yang kedua adalah karena sistem kekebalan tubuh yang melemah. Ketika sistem kekebalan tubuh melemah, kita sangat mudah sakit, virus akan menyerang, dan mempercepat penuaan.
Yang ketiga disebabkan oleh ketidakseimbangan lingkungan internal-hormon.
Yang keempat disebabkan oleh kurangnya energi untuk meregenerasi oksidan.
Dari keempat penyebab ini, para ilmuwan mencari terapi untuk memperlambat proses penuaan.
Saat ini, penyebab penuaan "ditemukan" melalui studi paraklinis, melalui teknologi skrining gen yang dapat menentukan penyakit apa yang mungkin diderita tubuh di masa mendatang. Dari sana, langkah-langkah pencegahan diusulkan untuk memperlambat proses penuaan. Tergantung pada masing-masing individu, dokter akan memberikan terapi anti-penuaan yang tepat untuk masing-masing individu.
Ada banyak cara untuk melawan penuaan, termasuk suplementasi sel punca untuk memperlambat proses penuaan. Selain itu, ada juga cara-cara seperti suplementasi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, menyeimbangkan hormon, suplementasi antioksidan, pemurnian dan detoksifikasi tubuh...
"Mengapa menggunakan sel punca dalam jaringan untuk melawan penuaan? Karena karakteristik dan fungsi sel punca dalam jaringan mudah dikultur dan berkembang biak dengan sangat baik. Selain itu, sel punca dalam jaringan juga memiliki fungsi memperbarui, meregenerasi, dan memperbaiki. Itulah sebabnya banyak dokter dan ilmuwan telah menerapkan sel punca dalam anti-penuaan," jelas Dr. Thanh Hao.
Berbicara di konferensi tersebut, Tn. Nguyen Anh Dung, Wakil Direktur Departemen Kesehatan Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa sel punca telah membuka prospek besar dalam pengobatan modern, mulai dari mengobati penyakit kompleks, meregenerasi jaringan hingga aplikasi di berbagai bidang.
Kota Ho Chi Minh, sebagai pusat ilmiah dan medis terkemuka di negara ini, selalu menjadi pelopor dalam mengakses dan menerapkan teknologi canggih, sekaligus memajukan penelitian di bidang sel punca. Kemajuan ini tidak hanya mendukung perkembangan industri medis, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan posisi kota ini di peta ilmiah internasional.
Selain itu, Bapak Dung juga mencatat perlunya mematuhi peraturan perundang-undangan secara ketat dalam penelitian, produksi, dan penerapan sel punca.
Perlu adanya pengendalian pelanggaran periklanan
Profesor Madya Tran Cong Toai, Ketua Asosiasi Sel Punca Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa banyak unit domestik telah diizinkan oleh Kementerian Kesehatan untuk melakukan uji klinis yang menerapkan sel punca sejak tahun 2012.
Profesor Madya Toai mengatakan bahwa para manajer perlu mengendalikan pelanggaran iklan palsu, melampaui ruang lingkup keahlian, atau tempat-tempat yang tidak memiliki izin untuk menyelenggarakan pemeriksaan dan perawatan sel punca...
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/bon-nguyen-nhan-chinh-gay-lao-hoa-lam-the-nao-de-ngan-ngua-20241206201232916.htm
Komentar (0)