Tim voli putri Vietnam tetapkan tanggal pertandingan ulang dengan rival beratnya
Tim bola voli putri Vietnam memperkuat serangannya guna membalas kekalahan dari tuan rumah Thailand di babak pertama Kejuaraan Bola Voli Asia Tenggara (SEA V.League).
Tim voli putri Vietnam bertekad melengserkan Thailand di babak kedua SEA V.League
Foto: SAVA
Kemarin, setibanya di Vietnam, runner-up Vietnam langsung menuju Ninh Binh , tempat berlangsungnya leg kedua SEA V.League (8-10 Agustus). Menilik pertandingan final yang berakhir dengan kekalahan 2-3 dari Thailand, pelatih Nguyen Tuan Kiet mengatakan bahwa para pemain Vietnam bermain dengan penuh semangat. Namun, para pemain Thailand yang berpengalaman menunjukkan kemampuan, keberanian, dan efisiensi mereka di momen-momen penting. "Kami memang belum bisa mengalahkan Thailand, tetapi selisih poin di level tim sudah menipis. Seluruh tim akan belajar dari pertandingan leg pertama untuk mempersiapkan leg kedua. Hal ini juga merupakan langkah persiapan untuk target terbesar tahun ini, yaitu meraih medali emas di SEA Games ke-33 pada bulan Desember," ujar Bapak Kiet.
Tim juga memutuskan untuk mengubah personel saat menambahkan striker utama Nguyen Thi Phuong untuk menggantikan libero Nguyen Thi Ninh Anh. Dengan 4 striker utama Tran Thi Thanh Thuy, Nguyen Thi Uyen, Vi Thi Nhu Quynh, Nguyen Thi Phuong, tim Vietnam memiliki lebih banyak opsi menyerang. Di leg pertama, Nguyen Thi Uyen sering diberi kesempatan tetapi tidak bermain seperti yang diharapkan. Thanh Thuy belum kembali ke performa puncaknya, dan Nhu Quynh memiliki sedikit kesempatan untuk bermain. Tim wanita Vietnam perlu menyelesaikan masalah personel di posisi striker utama jika mereka ingin mengalahkan Thailand. Karena jika mereka memberikan semua bola kepada lawan mereka Bich Tuyen, akan mudah bagi lawan untuk memprediksi dan itu juga akan membuatnya sulit baginya untuk mempertahankan kekuatan fisiknya.
Sumber: https://thanhnien.vn/bong-chuyen-nu-viet-nam-quyet-tam-doi-no-thai-lan-185250804231220099.htm
Komentar (0)