[sematkan]https://www.youtube.com/watch?v=RMmsMzINyUE[/sematkan]
Berbicara pada upacara pembukaan, Perdana Menteri Pham Minh Chinh menekankan bahwa semasa hidupnya, Presiden Ho Chi Minh pernah berpesan , "Untuk kebaikan sepuluh tahun, tanamlah pohon, untuk kebaikan seratus tahun, pupuklah rakyatnya", "bangsa yang bodoh adalah bangsa yang lemah", oleh karena itu, selama bertahun-tahun, Partai dan Negara selalu menganggap pendidikan dan pelatihan sebagai kebijakan nasional yang utama, tugas penting seluruh Partai dan rakyat, tanpa meninggalkan seorang pun.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh berpidato pada upacara pembukaan. (Foto: D.H)
Perdana Menteri menilai bahwa pada tahun ajaran lalu, sektor pendidikan telah mengatasi kesulitan dan tantangan untuk berhasil menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan, dan secara bertahap meningkatkan kualitas. Khususnya, banyak anak penyandang disabilitas yang dirawat agar studi mereka dapat ditingkatkan.
"Saya sangat senang bahwa selama ini, Sekolah Menengah Nguyen Dinh Chieu telah berkembang menjadi sekolah dengan prestasi luar biasa dalam pendidikan inklusif di seluruh negeri. Saya sangat terkesan bahwa banyak siswa di sini telah dan masih menjadi mahasiswa berprestasi di berbagai universitas di seluruh negeri," ujar Perdana Menteri.
Atas nama para pemimpin Partai dan Negara, Perdana Menteri ingin menyampaikan kepada para guru dan siswa Sekolah Menengah Nguyen Dinh Chieu khususnya dan semua guru dan siswa di seluruh negeri pada umumnya, salam hormat, salam hangat dan harapan terbaik.
Bagi para siswa penyandang disabilitas dan yang berada dalam kondisi sulit, Perdana Menteri berharap agar senantiasa berupaya sekuat tenaga untuk mengatasi tantangan dan kekurangan dengan belajar giat, senantiasa memupuk keinginan untuk bangkit menjadi warga negara yang baik bagi masyarakat, menimba ilmu sebanyak-banyaknya, dan meninggalkan banyak kenangan indah bagi sekolah.
"Saya berharap para pelajar, terutama pelajar penyandang disabilitas, senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk meraih prestasi, meningkatkan kualitas moral, dan menjadi warga negara yang baik serta bertanggung jawab terhadap negara," tegas Perdana Menteri.

Siswa Hoang Thuy Chi (kelas 6A3) dengan hormat mempersembahkan sebuah lukisan penuh makna kepada Perdana Menteri. (Foto: GDTĐ)
Pada upacara pembukaan, atas nama para guru dan siswa Sekolah Menengah Nguyen Dinh Chieu, siswa Hoang Thuy Chi (kelas 6A3) mempersembahkan sebuah lukisan kepada Perdana Menteri Pham Minh Chinh. Karya Chi memenangkan hadiah utama dalam kontes "Menulis dan Menggambar tentang Guru di Hatiku" yang diselenggarakan oleh sekolah tersebut pada tahun 2024.
Lukisan ini menunjukkan makna kasih sayang yang selalu dimiliki para guru Sekolah Nguyen Dinh Chieu kepada para siswanya. Kasih sayang, pengajaran, dan perlindungan inilah yang membantu para siswa bertumbuh dan bersama-sama memainkan simfoni bahagia tentang sekolah dan kehidupan.
Menurut wali kelasnya, Thuy Chi adalah salah satu siswa berprestasi di sekolahnya. Ia telah menjadi siswa berprestasi selama bertahun-tahun dan telah memenangkan banyak penghargaan dalam berbagai kompetisi yang diselenggarakan oleh sekolah dan kota.
Perdana Menteri menghadiri upacara pembukaan di Sekolah Menengah Nguyen Dinh Chieu. (Foto: D.H)
Pada bulan Desember 1982, Sekolah Menengah Nguyen Dinh Chieu didirikan berdasarkan keputusan Komite Rakyat Hanoi dengan misi mendidik anak-anak tunanetra di kota tersebut agar mereka dapat berintegrasi ke dalam masyarakat, hidup mandiri, dan berkontribusi kepada masyarakat.
Sekolah ini menerapkan model pendidikan inklusif untuk siswa penyandang disabilitas dari kelas 1 hingga 9, dengan fokus membantu mengembangkan bakat dan minat siswa tunanetra, menyelenggarakan kelas pelatihan kejuruan untuk siswa penyandang disabilitas, dan kelas keterampilan untuk membantu siswa penyandang disabilitas agar lebih terintegrasi dengan masyarakat.
Saat ini, sekolah tersebut memiliki 1.600 siswa, termasuk hampir 400 siswa di kelas 1 dan 6. Ini adalah sekolah dengan tradisi panjang dan prestasi luar biasa dalam pendidikan inklusif di seluruh negeri.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/buc-tranh-dac-biet-cua-nu-sinh-truong-khiem-thi-tang-thu-tuong-o-le-khai-giang-ar893773.html
Komentar (0)