
Menurut prakiraan Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional, badai No. 15 terus menguat, dan arah serta intensitas badai akan sangat berubah dalam beberapa hari mendatang. Namun, sirkulasi badai dan udara dingin dapat menyebabkan hujan sedang hingga lebat di wilayah Da Nang hingga Lam Dong . Akibat hujan lebat yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir, terdapat risiko tanah longsor, banjir bandang, dan genangan air yang sangat tinggi di wilayah ini.
Bahasa Indonesia: Sehubungan dengan pelaksanaan Surat Keputusan Perdana Menteri Nomor 231/CD-TTg tanggal 26 November 2025 tentang pencegahan, penghindaran, dan penanggulangan proaktif terhadap badai No. 15 pada tahun 2025, untuk segera merespons, memastikan keselamatan masyarakat, dan meminimalkan kerusakan properti, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengusulkan:
Para Direktur Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Olahraga, serta Dinas Pariwisata di provinsi dan kota-kota tersebut di atas terus menerapkan rencana pencegahan, penghindaran, dan penanggulangan badai sejak awal musim hujan dan badai. Selalu menjaga kewaspadaan tertinggi, tidak lalai, dan bersikap objektif, serta memastikan pencegahan tepat waktu dan efektif sesuai dengan motto pencegahan proaktif "dari jauh, sejak dini" dengan tujuan menjamin keselamatan masyarakat dan wisatawan. Berkoordinasi dengan instansi fungsional dan pemerintah daerah untuk meninjau wilayah yang masih terdampak dan rusak akibat banjir, segera melakukan pemulihan, dan memberikan dukungan maksimal kepada masyarakat dan wisatawan agar kehidupan mereka segera pulih.
Bersamaan dengan itu, perangkat daerah harus mengikuti dengan saksama arahan Pemerintah dan Perdana Menteri, dengan fokus pada kepemimpinan, pengarahan, pengorganisasian, pemantauan, pemutakhiran situasi dan perkembangan badai secara berkala untuk menjamin keselamatan dalam kegiatan pariwisata, menyiapkan rencana evakuasi masyarakat dan wisatawan ke tempat yang paling aman, terutama di pulau-pulau dan wilayah pesisir; meninjau, menghitung, mengatur, dan mengarahkan kapal serta kendaraan yang beroperasi di laut ke tempat berlabuh yang aman, serta tidak membiarkan kapal tenggelam di tempat perlindungan.
Di samping itu, pemerintah daerah agar melakukan peninjauan dan pemeriksaan terhadap karya dan lembaga budaya dan olahraga, peninggalan sejarah dan budaya, tempat wisata, kawasan wisata, dan tempat-tempat di daerah yang masih terdampak banjir baru-baru ini, segera melaksanakan tindakan perlindungan, memperkuat secara tepat waktu, dan merelokasi dokumen dan artefak ke tempat yang aman jika diperlukan; berfokus pada informasi, propaganda, dan penyebaran keterampilan untuk mencegah, menghindari, dan menanggapi badai, banjir, dan tanah longsor sehingga masyarakat dan wisatawan mengetahui dan secara proaktif menanggapinya dengan segera.
Kepada instansi dan unit di bawah Kementerian, berdasarkan situasi dan perkembangan badai, atur dan terapkan langkah-langkah tanggap badai di instansi dan unit tersebut untuk memastikan keselamatan manusia, properti, dan pekerjaan yang dikelola oleh instansi dan unit tersebut. Instansi dan unit mengarahkan dan melaksanakan secara efektif upaya tanggap terhadap badai, banjir, tanah longsor, dan banjir bandang, terutama dalam kegiatan pariwisata, warisan budaya, serta informasi dan propaganda; berkoordinasi secara proaktif dengan instansi fungsional dan pemerintah daerah untuk mendukung masyarakat dan wisatawan agar dapat merespons badai secara cepat dan efektif dengan semangat "paling awal, paling proaktif".
Sumber: https://hanoimoi.vn/cac-diem-di-tich-khu-du-lich-phong-ngua-bao-so-15-tu-som-tu-xa-725152.html






Komentar (0)