Hingga minggu ke-46 tahun 2024, Kota Ho Chi Minh telah mencatat lebih dari 12.000 kasus demam berdarah, menjadikannya wilayah dengan jumlah kasus tertinggi di wilayah Selatan, yakni sebesar 25% dari total jumlah kasus di seluruh wilayah.
Jumlah kasus demam berdarah terus meningkat di Kota Ho Chi Minh. (Sumber: suckhoevadoisong) |
Meskipun jumlah kasus telah menurun 27,8% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023, Kota Ho Chi Minh menghadapi risiko peningkatan kasus di masa mendatang. Tercatat 1 kematian.
Menurut informasi dari Dinas Kesehatan Kota Ho Chi Minh, sejak minggu ke-37 hingga saat ini, jumlah kasus demam berdarah terus meningkat. Tercatat, kota ini telah mencatat satu kematian terkait penyakit ini. Pusat Pengendalian Penyakit Kota Ho Chi Minh (HCDC) menyatakan bahwa melalui pemantauan titik-titik risiko, mereka telah menemukan banyak tempat yang terdapat jentik nyamuk, menunjukkan bahwa risiko wabah demam berdarah ada di mana-mana, dan berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Untuk mencegah wabah, HCDC menekankan pentingnya menghilangkan tempat perkembangbiakan nyamuk dan mempertahankan langkah-langkah pencegahan gigitan nyamuk. Selain itu, vaksinasi dengue, yang baru saja mendapatkan izin penggunaan di Vietnam, juga dianggap sebagai bagian penting dari strategi pencegahan penyakit ini.
Dinas Kesehatan Kota Ho Chi Minh telah meminta pusat-pusat kesehatan distrik, pos-pos kesehatan kecamatan, dan komune untuk menyelidiki dan menangani kasus serta wabah secara menyeluruh. Unit-unit kesehatan perlu memantau situasi epidemi secara ketat agar dapat mengambil tindakan tepat waktu guna mencegah penyebaran penyakit.
Selain itu, Komite Rakyat di distrik, kelurahan, dan komune perlu secara drastis menerapkan kegiatan-kegiatan seperti memberantas sarang nyamuk, mempromosikan komunikasi pencegahan epidemi, dan memberikan sanksi atas pelanggaran administratif dalam pencegahan epidemi. Sektor pendidikan juga diwajibkan untuk memperkuat kegiatan pencegahan epidemi di sekolah, mencegah tempat penampungan air menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk, dan pada saat yang sama, menerapkan pengawasan penyakit di sekolah.
Bila mengalami gejala dugaan demam berdarah, orang perlu pergi ke fasilitas medis untuk mendapatkan diagnosis dan petunjuk perawatan yang tepat.
Berdasarkan data Institut Pasteur Kota Ho Chi Minh, jumlah total kasus demam berdarah di seluruh wilayah Selatan sejak awal tahun hingga minggu ke-45 adalah 44.980 kasus, turun lebih dari 26% dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Namun, dengan peningkatan kasus di Kota Ho Chi Minh, peringatan tentang risiko epidemi masih ada, sehingga memerlukan tindakan drastis dari pihak berwenang dan kesadaran publik dalam pencegahan epidemi.
Selain langkah-langkah pencegahan, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang demam berdarah dan cara mencegahnya sangatlah penting. Hanya ketika semua orang bergandengan tangan dan bertindak dengan tekad, kita dapat secara efektif menangkal epidemi ini dan melindungi kesehatan masyarakat.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)