Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Pemain Thailand dikritik karena menyia-nyiakan medali perak SEA Games.

VnExpressVnExpress18/05/2023


Menteri Informasi Kamboja, Chum Kosal, telah meminta Thailand untuk mendidik ulang bek tengah Jonathan Khemdee atas perilakunya yang tidak pantas setelah final sepak bola putra di SEA Games ke-32.

Khemdee melemparkan medali SEA Games-nya ke arah tribun penonton.

Khemdee melemparkan medali SEA Games ke-32 miliknya ke tribun setelah final sepak bola putra melawan Indonesia di Stadion Olimpiade pada 16 Mei. (Gambar: Tangkapan layar)

Dalam sebuah unggahan di Facebook , Bapak Kosal menulis: "Tindakan pemain Thailand tersebut telah mencoreng citranya sebagai pemain dan menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap negara tuan rumah. Medali dan maskot SEA Games adalah sebuah kehormatan besar, bukan sesuatu yang didapatkan semua orang, tetapi hanya diberikan kepada mereka yang berkontribusi dalam membangun SEA Games. Asosiasi Sepak Bola Thailand harus mendidik pemain ini."

Bersamaan dengan itu, ada tiga foto Khemdee yang melemparkan medali perak ke tribun tempat para penggemar Thailand berada.

Khemdee telah memberikan penjelasan, dengan menyatakan bahwa ia ingin mendedikasikan medali tersebut kepada seorang penggemar dekatnya. Namun, penjelasan ini tidak meyakinkan dan bahkan menuai kritik lebih lanjut terhadap bek Thailand tersebut.

Bek tengah berusia 21 tahun keturunan Denmark-Vietnam itu juga dikritik oleh para penggemarnya sendiri karena, sehari sebelum final, ia menyatakan bahwa ia tidak akan bermain untuk tim nasional Thailand lainnya setelah SEA Games ke-32.

Dr. Yong Pov, Sekretaris Jenderal Akademi Kerajaan Kamboja, juga mengomentari insiden tersebut. Ia mengatakan kepada Khmer Times : "Ini adalah tindakan yang tidak dapat diterima. Dia seharusnya menghormati lawannya."

Khemdee menyatakan bahwa pertandingan terakhir melawan Indonesia akan menjadi kali terakhirnya mengenakan seragam tim nasional Thailand. Foto: Hieu Luong

Khemdee menyatakan bahwa pertandingan terakhir melawan Indonesia akan menjadi kali terakhirnya mengenakan seragam tim nasional Thailand. Foto: Hieu Luong

Tindakan Khemdee semakin mencoreng citra Thailand di final sepak bola putra SEA Games. Setelah menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit kesembilan waktu tambahan, para pemain mereka merayakan gol tersebut secara provokatif di depan area teknis Indonesia, yang berujung pada perkelahian. Oleh karena itu, ketika Indonesia unggul 3-2 di awal babak perpanjangan waktu pertama, kedua tim kembali bentrok. Khemdee sendiri diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua karena melakukan pelanggaran terhadap pemain Indonesia.

Secara total, wasit Oman mengeluarkan tujuh kartu merah dan 12 kartu kuning dalam pertandingan ini. Thailand menyelesaikan pertandingan hanya dengan tujuh pemain di lapangan, termasuk satu pemain yang cedera dan tidak dapat melanjutkan pertandingan. Setelah pertandingan, Khemdee menyalahkan wasit atas sejumlah kesalahan, yang menyebabkan frustrasi antara kedua tim dan berujung pada perkelahian. Asosiasi Sepak Bola Thailand pun harus meminta maaf atas perkelahian tersebut.

Thailand 2-5 Indonesia

Peristiwa-peristiwa penting dalam pertandingan Thailand 2-5 Indonesia.

Vinh San (menurut Khmer Times )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
BUNGA API

BUNGA API

Sebelum upacara Kareh

Sebelum upacara Kareh

menanam bibit padi

menanam bibit padi