Arsenal masuk "grup neraka" Liga Champions
Hasil imbang antara Man City dan Real Madrid di babak kualifikasi telah memanaskan atmosfer Liga Champions. Ini telah menjadi pertandingan klasik sepak bola Eropa dalam beberapa tahun terakhir, dengan serangkaian pertarungan yang menegangkan.
Selain itu, tim asuhan Pep Guardiola juga harus menghadapi Borussia Dortmund, Villarreal, dan Napoli—tim-tim yang berpengalaman dan tangguh di kancah Eropa. Dengan jadwal yang padat, Man City harus merotasi skuadnya dengan tepat jika ingin mempertahankan posisi mereka sebagai kandidat nomor satu untuk merebut takhta.
Liverpool bertemu rival abadi Real Madrid di babak penyisihan grup
FOTO: REUTERS
Liverpool menuju Liga Champions dengan target memenangkan kejuaraan dan akan langsung menghadapi lawan berat mereka, Real Madrid. Ini adalah pertandingan yang mungkin membuat para penggemar "Brigade Merah" bersemangat sekaligus khawatir, karena Real Madrid telah berulang kali menghalangi impian juara mereka. Dalam 11 tahun terakhir, Real telah bertemu Liverpool 9 kali, termasuk final pada tahun 2018 dan 2022, dengan wakil Spanyol tersebut menang. Real juga telah bertemu Man City 12 kali hanya dalam 9 musim terakhir.
Selain itu, tim asuhan pelatih Arne Slot juga tergabung dalam grup yang sulit bersama Inter Milan, Atletico Madrid, dan Eintracht Frankfurt. Adu kecerdasan antara Liverpool dan perwakilan tradisional ini menjanjikan akan langsung menentukan tiket ke babak sistem gugur.
PSG adalah juara bertahan.
FOTO: REUTERS
Arsenal berada di grup yang sangat sulit karena harus menghadapi Bayern München, Inter Milan, dan Atletico Madrid. Ketiga tim ini memiliki sejarah panjang dan skuad berkualitas, yang menjanjikan akan menciptakan banyak tantangan bagi Mikel Arteta dan timnya. Selain itu, lawan seperti Club Brugge atau Slavia Praha tidak mudah dikalahkan, terutama saat bermain tandang. Dengan skuad yang muda namun bersemangat, Arsenal perlu menunjukkan stabilitas dan keberanian untuk dapat mempertahankan posisi mereka. Dalam 14 pertemuan Arsenal dengan Bayern München, "The Gunners" hanya menang 3 kali, seri 3 kali, dan kalah 8 kali.
Liga Champions musim 2 menerapkan format kompetisi baru
FOTO: REUTERS
Klub Prancis, PSG, berada dalam undian ketat melawan Bayern München, Barcelona, Leverkusen, dan Tottenham. Setelah menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, klub ibu kota Prancis ini harus menunjukkan karakter yang sesungguhnya jika tidak ingin tersingkir dari persaingan. Terakhir kali PSG dan Barcelona bertemu, klub Prancis ini menang agregat 6-4 di dua perempat final pada tahun 2024.
Ini adalah musim kedua Liga Champions yang menggunakan format liga (babak penyisihan grup yang diperluas), alih-alih babak penyisihan grup tradisional. Ke-36 klub akan memainkan 8 pertandingan melawan 8 lawan berbeda, 4 di kandang dan 4 di tandang. Komputer memastikan bahwa setiap tim berhadapan dengan dua klub dari setiap pot unggulan, sehingga menghindari tumpang tindih negara.
Di akhir babak ini, delapan tim teratas akan langsung melaju ke babak 16 besar. Tim peringkat 9 hingga 24 akan mengikuti babak play-off dua leg. Tim peringkat 25 ke bawah akan tereliminasi dan tidak lagi mendapatkan tempat di Liga Europa seperti sebelumnya.
Pertandingan liga akan berlangsung dari September 2025 hingga akhir Januari 2026. Jadwal spesifik akan diumumkan oleh UEFA sebelum 30 Agustus. Babak play-off akan digelar pada Februari, babak 16 besar pada Maret, perempat final pada April, dan semifinal pada awal Mei. Final dijadwalkan pada 30 Mei 2026 di Stadion Puskas, Budapest, pukul 23.00 (waktu Vietnam).
Sumber: https://thanhnien.vn/champions-league-real-madrid-dau-liverpool-barcelona-gap-psg-o-vong-bang-185250829082921851.htm
Komentar (0)