Pada tanggal 20 Agustus, Rumah Sakit Umum Kien Xuong (provinsi Hung Yen ) mengumumkan bahwa unit tersebut telah berhasil menangani kasus trauma multipel yang sangat kritis akibat kecelakaan lalu lintas.
Pasien dirawat di rumah sakit dengan limpa pecah dan kehilangan banyak darah. Jika perawatan tertunda beberapa menit saja, risiko kematiannya akan tinggi.
Sebelumnya, pada malam hari tanggal 19 Agustus, Ibu VTH (57 tahun, dari kecamatan Binh Thanh, provinsi Hung Yen) dibawa ke Rumah Sakit Umum Kien Xuong dengan gejala nyeri hebat di dada dan perut, tekanan darah menurun drastis, dan risiko kematian yang sangat tinggi.
Hasil USG rumah sakit menunjukkan limpa pecah, pendarahan perut, beberapa patah tulang rusuk kiri dan tulang selangka kiri.
Menyadari hal ini sebagai kasus “berlomba melawan maut”, di bawah arahan langsung Direktur Rumah Sakit Umum Kien Xuong, dokter spesialis II Vu Xuan Thuy, tim bedah segera membuka perut, mengangkat seluruh limpa, dan menghentikan pendarahan dengan segera.
Selama operasi selama 3 jam (dari pukul 17.30 hingga 20.30), dokter mengeluarkan 3.500 ml darah dari perut dan mentransfusikan hampir 2.000 ml sel darah merah dan 1.500 ml plasma untuk mempertahankan hidup pasien.
Pasien kini sudah tidak dalam bahaya dan dirawat di Departemen Bedah Umum rumah sakit.
Pihak rumah sakit menyatakan, keberhasilan operasi bukan hanya berkat teknik bedah yang tepat, tetapi juga berkat koordinasi tim medis yang lancar dan cepat.
Hal ini terus menegaskan peran penting rumah sakit setempat di garis depan dalam perawatan darurat trauma berat, karena dalam situasi darurat, kecepatan dan keakuratan tim medis secara langsung menentukan kelangsungan hidup pasien.
(Kantor Berita Vietnam/Vietnam+)
Source: https://www.vietnamplus.vn/chay-dua-voi-tu-than-cuu-song-benh-nhan-dac-biet-nguy-kich-do-da-chan-thuong-post1056719.vnp
Komentar (0)