Dengan angin kencang, kebakaran hutan dengan cepat menyebar pada dini hari tanggal 10 Desember (waktu setempat) di Malibu (California, AS), mengancam rumah dan bisnis di area yang menjadi rumah bagi banyak selebriti Hollywood.
Kebakaran yang dinamai Kebakaran Franklin ini hanya membutuhkan beberapa jam untuk menghanguskan seluruh lahan seluas 890 hektar, menurut AFP, mengutip pernyataan dari Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (CAL FIRE). Hingga kemarin (11 Desember), 1.097 hektar lahan di Malibu telah terbakar.
Banyak properti di Malibu hancur akibat kebakaran.
Pada puncaknya, api menyebar dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, menghancurkan area seluas lima lapangan sepak bola Amerika setiap menit dan setidaknya tujuh bangunan terbakar habis, CNN melaporkan. Aktor veteran Dick Van Dyke, 99, dan istrinya, Arlene, meninggalkan rumah mereka, menurut pengakuan pribadinya. Aktor Mark Hamill, 74, terpaksa tinggal di dalam rumah karena api yang begitu besar. Pihak berwenang terpaksa mengetuk pintu hingga larut malam untuk memperingatkan warga, dan banyak jalan di kota itu ditutup.
Wali Kota Malibu, Doug Stewart, mengatakan pada 10 Desember bahwa kota tersebut telah mengalami 20 jam yang mengerikan. Karena kebakaran mengancam Balai Kota Malibu, para pejabat di sana harus pindah sementara ke kota tetangga, Calabasas, untuk bekerja. Dalam konferensi pers kemarin pagi (waktu Vietnam), Bapak Anthony Marrone, Direktur Dinas Pemadam Kebakaran Wilayah Los Angeles, terus mengeluarkan peringatan bahaya untuk seluruh area yang dilalui kebakaran. Dinas tersebut telah mengeluarkan perintah evakuasi atau peringatan bagi 18.000 penduduk dan 8.100 rumah serta bisnis di Malibu. Untungnya, tidak ada korban jiwa.
Selain itu, hampir 60.000 rumah di California mengalami pemadaman listrik, sebagian besar di San Diego County. Kampus Pepperdine University di Malibu juga mengalami pemadaman listrik, dan beberapa gedung beroperasi dengan generator.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/chay-rung-kinh-hoang-o-malibu-185241211220901036.htm
Komentar (0)