Oleh karena itu, di tingkat universitas, Pemerintah menetapkan batas maksimum biaya kuliah untuk sekolah negeri yang tidak mandiri dalam biaya rutin untuk tahun ajaran berikutnya adalah 1,2-2,45 juta VND/bulan, tergantung jurusan. Batas pengumpulan biaya saat ini akan dipertahankan mulai tahun 2021-2022 karena dampak pandemi COVID-19, yaitu 980.000-1,43 juta VND/bulan/mahasiswa.
Batas maksimum biaya kuliah universitas untuk setiap jurusan adalah sebagai berikut:
Biaya pendidikan untuk lembaga pelatihan kejuruan yang tidak menanggung biaya rutin dibatasi sebesar VND 1,2 hingga 2,18 juta/bulan/mahasiswa. Rinciannya:
Sedangkan untuk universitas yang otonom (membayar gaji, tunjangan, fasilitas perbaikan, dll. sendiri), tergantung jenjangnya, mereka dapat memungut biaya kuliah maksimal sekitar 2,5 kali lipat dari jenjang di atas, atau 2,4-5,5 juta VND/bulan. Untuk program pelatihan yang telah terakreditasi mutu menurut standar Kementerian Pendidikan dan Pelatihan atau menurut standar asing, universitas dapat menentukan biaya kuliahnya sendiri tetapi harus dipublikasikan.
Pada jenjang pendidikan umum, Pemerintah menetapkan bahwa biaya pendidikan untuk tahun ajaran 2023-2024 akan tetap stabil, setara dengan biaya pendidikan untuk tahun ajaran 2021-2022 sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat provinsi. Batas maksimum biaya pendidikan untuk sekolah negeri untuk tahun ajaran 2023-2024 berkisar antara 30.000-650.000 VND, tergantung pada jenjang dan wilayah.
Keputusan tersebut juga dengan jelas menyatakan bahwa untuk tempat-tempat yang mengalami kenaikan biaya pendidikan dibandingkan tahun ajaran 2021-2022, APBD akan menanggung selisih kenaikan tersebut. Besaran dukungan untuk setiap lembaga pendidikan akan dipertimbangkan dan diputuskan oleh pemerintah daerah.
Dalam hal anggaran pendapatan dan belanja daerah tidak menjamin adanya selisih tambahan terhadap biaya pendidikan tahun ajaran 2021-2022, maka harus dilakukan penyesuaian sesuai dengan ketentuan dalam Keputusan ini.
Bagi sekolah yang membiayai sendiri biaya rutin dan investasi, biaya sekolah dihitung berdasarkan norma ekonomi dan teknis serta norma biaya, dan diajukan kepada Komite Rakyat untuk dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Rakyat Provinsi.
Peraturan Pemerintah Nomor 97 ini mengubah dan melengkapi ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 81 tentang Mekanisme Pemungutan dan Pengelolaan Biaya Pendidikan bagi Lembaga Pendidikan pada Sistem Pendidikan Nasional, yang diterbitkan oleh Pemerintah dan berlaku mulai tahun 2021. Namun, sejak awal tahun 2020, pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang serius, sehingga Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 165 dan biaya pendidikan tetap stabil dibandingkan tahun 2021-2022. Biaya pendidikan di perguruan tinggi tidak mengalami kenaikan dalam 3 tahun terakhir.
Sebelumnya, dalam draf pengajuannya, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengusulkan penyesuaian jadwal biaya pendidikan satu tahun lebih lambat dari jadwal biaya pendidikan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Pelatihan Nomor 81.
Ha Cuong
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)