Pada pagi hari tanggal 24 Juni, dengan 418/423 delegasi berpartisipasi dalam pemungutan suara yang mendukung, Majelis Nasional mengesahkan Undang-Undang tentang Kader dan Pegawai Negeri Sipil (diamandemen).
Tidak ada perbedaan antara pejabat dan pegawai negeri sipil di tingkat kabupaten, provinsi, dan kabupaten.
Menteri Dalam Negeri Pham Thi Thanh Tra mengatakan, Undang-Undang tersebut telah menyempurnakan regulasi guna melaksanakan kebijakan membangun aparatur sipil negara yang terpadu, saling terhubung, dan sinkron dari tingkat pusat sampai tingkat daerah, tanpa membedakan aparatur sipil negara, aparatur sipil negara provinsi, dan aparatur sipil negara daerah.

Terkait mekanisme pengelolaan dan pendayagunaan kader dan PNS, Undang-Undang ini melengkapi dan menyempurnakan pengaturan untuk mengubah metode pengelolaan kader dan PNS berdasarkan jabatan, dengan mengambil jabatan sebagai pusatnya.
Berdasarkan persyaratan posisi pekerjaan dan hasil serta produk dari pelaksanaan tugas untuk merekrut, mengatur, menggunakan, mengevaluasi, melatih, merencanakan dan menunjuk staf.
3 cara menarik sumber daya manusia berkualitas tinggi di luar sektor publik
Konten penting lainnya adalah penyelesaian mekanisme penarikan sumber daya manusia berkualitas dan kebijakan bagi orang-orang berbakat dalam pelayanan publik untuk melembagakan Resolusi Nomor 57-NQ/TW tanggal 22 Desember 2024, Nomor 66-NQ/TW tanggal 30 April 2025 dan Nomor 68-NQ/TW tanggal 4 Mei 2025 dari Politbiro .
Dengan demikian, pengaturan kebijakan tersebut berlaku bagi dua kelompok subjek, yaitu kelompok subjek yang tertarik pada sektor publik yang berlaku untuk sumber daya manusia berkualitas tinggi dan kelompok subjek yang merupakan orang-orang berbakat dalam kegiatan pelayanan publik.
Tiga bentuk menarik sumber daya manusia berkualitas tinggi di luar sektor publik meliputi: menerima pegawai negeri sipil; menandatangani kontrak dengan pengusaha yang baik dan unggul, pengacara yang baik, para ahli, ilmuwan untuk melakukan satu atau beberapa tugas dari posisi kepemimpinan atau manajemen; dan menandatangani kontrak dengan sumber daya manusia berkualitas tinggi untuk melakukan satu atau beberapa tugas profesional dan teknis.

Di samping itu, Undang-Undang tersebut mengatur kewajiban dan hak pejabat dan pegawai negeri sipil untuk melembagakan Resolusi terobosan yang ditegaskan sebagai "Empat Pilar" pembangunan nasional, termasuk ketentuan tambahan tentang tanggung jawab pimpinan dalam memangkas prosedur administratif yang berkaitan dengan rakyat dan dunia usaha.
Bersamaan dengan itu, melakukan revisi terhadap ketentuan tentang asas dan syarat pendaftaran serta tata cara dan kewenangan penerimaan pegawai negeri sipil, agar dilakukan pembaharuan dalam penerimaan pegawai negeri sipil, yaitu calon pegawai terpilih harus segera memenuhi persyaratan jabatan, dan setelah diterima akan langsung ditempatkan pada jabatan pegawai negeri sipil yang bersangkutan; menyederhanakan prosedur administrasi.
Di samping itu, UU ini melengkapi dan menyesuaikan ketentuan tentang jabatan dan kepangkatan pegawai negeri sipil untuk menarik sumber daya manusia berkualitas dari sektor swasta, mendorong pegawai negeri sipil untuk berkembang dalam jenjang profesional dan teknis tanpa harus diangkat pada jabatan dan jabatan pimpinan dan manajemen.
Disamping itu, memperjelas asas, kewenangan, isi, metode penilaian, dan penggolongan mutu pegawai negeri sipil berdasarkan pemantauan dan penilaian secara berkala, berkesinambungan, multidimensi, dan kuantitatif dengan menggunakan kriteria tertentu yang dikaitkan dengan kemajuan, kuantitas, dan mutu hasil dan produk sesuai jabatan; menggunakan hasil penilaian untuk pemberian penghargaan, rezim penghasilan tambahan, bonus atau mempertimbangkan penempatan pada jabatan serendah-rendahnya atau pemecatan untuk menyaring mereka yang tidak memenuhi persyaratan jabatan dari aparatur...

Selesaikan penempatan kerja dan peringkat yang sesuai sebelum 1 Juli 2027
Mereka yang saat ini sedang dalam masa percobaan akan dihentikan masa percobaannya dan akan ditempatkan pada tingkatan yang sesuai dengan jabatan mereka sejak tanggal berlakunya undang-undang ini.
Paling lambat pada tanggal 1 Juli 2027, kementerian, lembaga, serta instansi pusat dan daerah harus menyelesaikan penempatan dan penetapan pangkat sesuai dengan jabatannya bagi pegawai negeri sipil yang diterima sebelum Undang-Undang ini mulai berlaku.
Undang-Undang Kader dan Pegawai Negeri Sipil (perubahan) mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2025, kecuali ketentuan mengenai penilaian pegawai negeri sipil akan diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 2026.
Sumber: https://baobackan.vn/chinh-thuc-quan-ly-can-bo-cong-chuc-theo-vi-tri-viec-lam-post71587.html
Komentar (0)