Dengan demikian, Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah lembaga Pemerintah yang menyelenggarakan fungsi pengelolaan negara di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, meliputi: kegiatan penelitian ilmiah, pengembangan teknologi, inovasi; pengembangan potensi ilmu pengetahuan dan teknologi; kekayaan intelektual; standar pengukuran mutu; tenaga atom, radiasi, dan keselamatan nuklir; pengelolaan negara atas pelayanan publik di bidang yang menjadi kewenangan Kementerian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Tugas dan Wewenang
Kementerian Sains dan Teknologi menjalankan tugas dan wewenang sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 123/2016/ND-CP tanggal 1 September 2016 tentang Fungsi, Tugas, Wewenang, dan Susunan Organisasi Kementerian dan Lembaga Setingkat Kementerian, Peraturan Pemerintah Nomor 101/2020/ND-CP tanggal 28 Agustus 2020 tentang Perubahan dan Penambahan beberapa pasal dalam Peraturan Pemerintah Nomor 123/2016/MD-CP, serta tugas dan wewenang tertentu.
Terkait dengan kegiatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi mempunyai tugas mengarahkan pelaksanaan arah, tujuan, dan tugas ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi selama 5 tahun dan setiap tahun, dengan mendorong pengembangan sektor dan bidang ekonomi dan teknis utama berdasarkan penerapan, inovasi, dan penguasaan teknologi, pengembangan teknologi baru, teknologi tinggi, dan komersialisasi teknologi, hasil penelitian ilmiah, dan pengembangan teknologi.
Memandu kementerian, lembaga, dan daerah dalam menyusun rencana kerja 5 tahunan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, serta mengelola kegiatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi secara profesional.
Menyelenggarakan sertifikasi kegiatan berteknologi tinggi; menetapkan persyaratan bagi inkubator berteknologi tinggi dan inkubator bisnis berteknologi tinggi; menetapkan kewenangan, persyaratan, dan prosedur sertifikasi sarana pelatihan sumber daya manusia berteknologi tinggi; membangun basis data dan infrastruktur informasi di bidang teknologi tinggi dan infrastruktur teknis berteknologi tinggi di lingkungan Kementerian; menyusun dan mengajukan kepada Pemerintah untuk diundangkan peraturan perundang-undangan di bidang kawasan berteknologi tinggi, memberikan orientasi kepada industri berteknologi tinggi yang diprioritaskan untuk penanaman modal dan pengembangan pada setiap periode, memberikan daftar teknologi yang diprioritaskan untuk penelitian, pengembangan, dan penerapan guna berperan aktif dalam revolusi industri ke-4, serta memberikan mekanisme dan kebijakan di bidang pengembangan teknologi tinggi dan kawasan berteknologi tinggi.
Memandu dan mendaftarkan kegiatan organisasi ilmu pengetahuan dan teknologi, dana pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dana inovasi teknologi, dana modal ventura teknologi tinggi; mensertifikasi kegiatan organisasi dan individu yang bergerak di bidang teknologi tinggi, perusahaan teknologi tinggi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Mendukung organisasi dan individu dalam penilaian teknologi, inovasi teknologi, pencarian teknologi, impor teknologi, eksploitasi paten, penguraian kode dan penguasaan teknologi; memandu, mengevaluasi tingkat dan kapasitas teknologi dan membangun orientasi pengembangan teknologi, peta jalan inovasi teknologi nasional sesuai dengan ketentuan hukum...
Mengenai kekayaan intelektual, Kementerian Sains dan Teknologi bertanggung jawab untuk memimpin dan berkoordinasi dengan kementerian, cabang, dan daerah untuk mengembangkan, membimbing, dan mengatur pelaksanaan mekanisme, kebijakan, strategi, perencanaan, rencana, program, dan proyek di bidang kekayaan intelektual.
Mengembangkan, membimbing, mengatur, dan mengawasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kekayaan intelektual; menetapkan tata cara pendaftaran, penetapan, dan pengalihan hak kepemilikan teknologi bagi organisasi dan perorangan.
Struktur organisasi
Kementerian Sains dan Teknologi memiliki 18 unit kerja yang merupakan organisasi administratif yang membantu Menteri dalam menjalankan fungsi pengelolaan negara, meliputi: 1- Departemen Ilmu Sosial, Humaniora, dan Ilmu Pengetahuan Alam; 2- Departemen Sains dan Teknologi Sektor Ekonomi dan Teknis; 3- Departemen Penilaian, Penaksiran, dan Inspeksi Teknologi; 4- Departemen Teknologi Tinggi; 5- Departemen Energi Atom; 6- Departemen Penerapan Teknologi dan Kemajuan Teknis; 7- Departemen Perencanaan dan Keuangan; 8- Departemen Hukum; 9- Departemen Organisasi dan Personalia; 10- Departemen Kerja Sama Internasional; 11- Kantor Kementerian; 12- Inspektorat Kementerian; 13- Departemen Pengembangan dan Inovasi Teknologi; 14- Badan Informasi Sains dan Teknologi Nasional; 15- Departemen Pengembangan Pasar dan Perusahaan Sains dan Teknologi; 16- Departemen Keselamatan Radiasi dan Nuklir; 17- Departemen Hak Kekayaan Intelektual; 18- Komite Nasional untuk Standar, Metrologi, dan Mutu.
Selain itu, Kementerian Sains dan Teknologi juga memiliki 4 unit layanan publik yang melayani fungsi manajemen negara Kementerian, termasuk: 1- Akademi Sains, Teknologi, dan Inovasi; 2- Surat Kabar VnExpress; 3- Majalah Sains dan Teknologi Vietnam; 4- Pusat Teknologi Informasi.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)