Bagi Klub "3600 Environment" di Universitas Ekonomi Nasional (Hanoi), perjalanan tersebut merupakan serangkaian upaya tak kenal lelah untuk menyebarkan semangat hidup hijau, pembelajaran yang bertanggung jawab, dan tindakan praktis.
Lebih dari sekedar aksi
Menurut Vu Dang Khoa, Ketua Klub "3600 Environment", klub ini didirikan pada tahun 2007 dengan tujuan jangka panjang untuk membangun komunitas mahasiswa yang peduli dan bertindak untuk melindungi lingkungan. "Sejak awal, kelompok ini menentukan arah kegiatan sukarela dan akademis. Satu sisi adalah tindakan spesifik seperti propaganda dan sanitasi lingkungan; sisi lainnya adalah pengetahuan sehingga pemahaman dapat mengarah pada tindakan," ungkap Dang Khoa.
Tak hanya berkutat pada teori, Klub ini juga telah menyelenggarakan banyak kegiatan luar biasa tahun lalu. Salah satu yang menonjol adalah kampanye "Menumbuhkan Benih Hijau" yang diadakan di Sekolah Dasar Vinh Hung (Hanoi) Mei lalu. Di sana, 100 relawan Klub menyelenggarakan kegiatan edukasi tentang klasifikasi sampah, dampak sampah terhadap lingkungan, yang dipadukan dengan permainan interaktif untuk lebih dari 500 siswa kelas 5. "Kami percaya bahwa jika kita menanam benih hijau sejak kecil, generasi mendatang akan tumbuh dengan kesadaran tinggi untuk melindungi planet ini," ujar Khoa.
Klub "3600 Environment" tidak hanya menyelenggarakan kampanye jangka pendek, tetapi juga menerapkan pendekatan multidimensi dengan tujuan berkelanjutan. Salah satu ciri khasnya adalah kombinasi aksi praktis dan peningkatan kesadaran - 2 faktor yang dianggap sebagai 2 pilar yang menciptakan daya sebar gerakan lingkungan.
Menurut Vu Dang Khoa, kampanye seperti "Menumbuhkan Benih Hijau" bukan hanya propaganda, tetapi juga kesempatan bagi Klub untuk melatih keterampilan berorganisasi, menciptakan konten komunikasi, dan terhubung dengan masyarakat. Dalam kampanye baru-baru ini di Sekolah Dasar Vinh Hung ( Hanoi ), anggota Klub secara proaktif mengembangkan rencana pembelajaran dan permainan interaktif untuk menyampaikan pesan dengan cara yang akrab dan mudah diingat oleh siswa sekolah dasar. Hasilnya bukan hanya jumlah siswa yang mencapai lebih dari 500 siswa, tetapi juga kegembiraan dan kegembiraan yang terpancar di wajah mereka, yang merupakan sinyal bahwa kesadaran akan perlindungan lingkungan "ditaburkan" dengan benar.
Kegiatan Klub "3600 Environment" - Foto: NVCC
Untuk komunitas hijau
Presiden klub mengatakan bahwa banyak anggota yang kembali ke klub setelah berpartisipasi dalam acara tersebut dengan keinginan untuk mendampingi mereka dalam jangka waktu yang lama dan terus berkontribusi pada program-program yang lebih besar. Keterkaitan antara pengetahuan dan tindakan inilah yang telah membantu klub berkembang secara berkelanjutan selama 19 tahun terakhir.
Dalam rangkaian acara Earth Hour 2025, para siswa mengumpulkan kertas bekas selama musim ujian, sebuah kegiatan kecil namun praktis dan efektif. Acara ini menarik lebih dari 700 mahasiswa dari Universitas Ekonomi Nasional, yang berhasil mengumpulkan 3 ton sampah daur ulang. Selain itu, klub juga menyelenggarakan lokakarya pembuatan barang daur ulang dari potongan kain, di mana para siswa diajak membuat ikat rambut, tas, dan sebagainya dari pakaian bekas. "Kami ingin para siswa memahami bahwa menjaga lingkungan bukanlah sesuatu yang terlalu jauh. Hal ini dapat dimulai dari hal-hal kecil, seperti memilah sampah atau mendaur ulang pakaian bekas," ujar Bach Thu Hau, Wakil Presiden Klub.
Tantangan terbesar bagi klub saat ini adalah sumber daya manusia. Meskipun telah lama berdiri, klub ini memiliki sekitar 40 anggota. "Meskipun jumlahnya kecil, kami berusaha menjaga kualitas, kohesi, dan semangat berbagi di dalam klub," ujar Thu Hau. Berkat semangat solidaritas, banyak kegiatan klub yang masih terlaksana dengan sukses, meninggalkan kesan mendalam bagi komunitas mahasiswa dan masyarakat. Mulai dari propaganda, membersihkan sampah, mengajarkan siswa sekolah dasar untuk memilah sampah, mendaur ulang, hingga berbagi kasih sayang dengan anak-anak di dataran tinggi, semuanya berpusat pada satu nilai: hidup hijau untuk masyarakat. "Nilai inti Klub Lingkungan 3600 adalah mengutamakan kepentingan masyarakat. Setiap kegiatan, baik akademik maupun sukarela, bertujuan untuk tujuan bersama, yaitu menghubungkan, menyebarkan, dan menciptakan nilai nyata," ujar Bach Thu Hau.
Selama hampir 20 tahun, Klub "3600 Environment" diam-diam telah menanamkan benih-benih hijau melalui tindakan dan pengetahuan. Mereka berharap setiap generasi siswa dapat hidup lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan, dimulai dari hal-hal terkecil.
Sumber: https://phunuvietnam.vn/clb-moi-truong-3600-gan-2-thap-ky-vi-cong-dong-xanh-20250630142034513.htm
Komentar (0)