Penggunaan sarana dan peralatan teknis profesional (termasuk alat ukur kadar alkohol dalam napas) untuk mendeteksi pelanggaran administratif diatur dalam Pasal 64 Undang-Undang tentang Penanganan Pelanggaran Administratif Tahun 2012 (diubah dan ditambah pada tahun 2020) dan Keputusan Pemerintah No. 135/2021/ND-CP tanggal 31 Desember 2021 yang mengatur daftar, pengelolaan, dan penggunaan sarana dan peralatan teknis profesional serta proses pengumpulan dan penggunaan data yang diperoleh dari sarana dan peralatan teknis yang disediakan oleh orang pribadi dan organisasi untuk mendeteksi pelanggaran administratif.
Pasal 16 Keputusan No. 135/2021/ND-CP menetapkan bahwa individu dan organisasi dapat memberikan data dari perangkat dan peralatan teknis yang mereka kumpulkan kepada lembaga, unit, dan orang yang memiliki wewenang untuk mengenakan sanksi.
Dengan demikian, individu dapat menggunakan alat pengukur konsentrasi alkohol mereka sendiri untuk membandingkannya dengan hasil uji konsentrasi alkohol dari polisi lalu lintas.
Perlu diketahui, informasi yang diberikan kepada polisi lalu lintas harus memenuhi ketentuan yang tercantum dalam Pasal 17 Klausul 1 Peraturan Pemerintah Nomor 135/2021/ND-CP untuk dapat dijadikan dasar verifikasi pelanggaran dan pemberian sanksi pelanggaran administratif:
- Termasuk dalam bidang penyelenggaraan negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 Ayat (1) Undang-Undang tentang Penanganan Pelanggaran Tata Usaha Negara Tahun 2012;
- Tidak melanggar kebebasan, kehormatan, martabat, privasi, rahasia pribadi, hak-hak dan kepentingan sah lainnya dari individu dan organisasi sebagaimana ditentukan oleh hukum;
- Secara objektif, akurat dan jujur mencerminkan pelanggaran, waktu dan lokasi pelanggaran;
- Memenuhi persyaratan umur simpan sebagaimana ditentukan dalam Klausul 3, Pasal 14 Keputusan 135/2021/ND-CP.
Individu dan organisasi yang menyediakan data harus bertanggung jawab di hadapan hukum atas keaslian dan integritas data yang diberikan dan bekerja sama dengan otoritas yang berwenang bila diminta.
Selain itu, menurut Surat Edaran 07/2019/TT-BKHCN Kementerian Sains dan Teknologi , alat pengukur alkohol napas memiliki siklus inspeksi 12 bulan. Alat pengukur alkohol napas yang memenuhi syarat harus memiliki stempel inspeksi dan masih dalam masa berlaku yang tertera pada stempel.
Selain itu, alat pengukur konsentrasi alkohol dalam napas harus memenuhi standar inspeksi menurut dokumen pengukuran teknis Vietnam DLVN 107:2012 dari Kementerian Sains dan Teknologi, dan diberikan sertifikat inspeksi seperti stempel inspeksi, tanda inspeksi, dan sertifikat inspeksi sesuai peraturan.
Minh Hoa (t/h)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)