Pada sore hari tanggal 17 Agustus, di Istana Truc Lam Yen Tu, Komite Rakyat provinsi Quang Ninh mengadakan konferensi pers untuk secara resmi mengumumkan nilai global yang luar biasa dari kompleks peninggalan dan lanskap Yen Tu-Vinh Nghiem-Con Son-Kiep Bac.
Ini merupakan peristiwa yang bermakna setelah Kompleks tersebut diakui sebagai Warisan Budaya Dunia oleh Komite Warisan Dunia pada 12 Juli 2025.
Pengakuan ini tidak saja menjadi kebanggaan tiga provinsi yakni Quang Ninh, Bac Ninh dan kota Hai Phong, tetapi juga menegaskan nilai unik dan status global ajaran Buddha Truc Lam.
Pada konferensi pers, Panitia Penyelenggara menginformasikan tentang nilai-nilai global yang luar biasa dari Monumen dan Kompleks Lanskap Yen Tu-Vinh Nghiem-Con Son-Kiep Bac, yang merupakan warisan tipe rantai pertama dan warisan antarprovinsi kedua Vietnam yang diakui oleh UNESCO.
Berkas warisan yang diakui merupakan hasil perjalanan yang panjang dan terus-menerus serta koordinasi yang erat dan efektif antara berbagai tingkatan, sektor, dan daerah.
Meskipun menghadapi kesulitan akibat pandemi COVID-19 dan medan yang luas dan terjal, tiga daerah yakni Quang Ninh, Bac Ninh, dan Hai Duong (sekarang provinsi Quang Ninh dan Bac Ninh, kota Hai Phong) telah berkoordinasi dengan erat.
Secara khusus, Komite Rakyat provinsi Quang Ninh memainkan peran utama, menyelenggarakan banyak seminar dan bekerja sama dengan lembaga-lembaga dan para ahli.
Pada konferensi pers tersebut, banyak wartawan yang tertarik dengan proses perlindungan arsip, serta proses pelestarian, perlindungan, dan promosi nilai Warisan pada periode mendatang.
Para pemimpin Departemen Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata di tiga provinsi dan kota berbagi tentang pekerjaan koordinasi untuk melaksanakan rencana, rencana perlindungan, konservasi, strategi promosi untuk memperjelas nilai global Warisan, proyek tradisional, menarik wisatawan, mengembangkan pariwisata...
5 peninggalan di Quang Ninh dalam kompleks Warisan Budaya Dunia. (Foto: VNA)
Berbagi tentang perjalanan sulit selama 3 bulan untuk mempertahankan berkas Warisan di hadapan Dewan Warisan Dunia, Yang Mulia Thich Thanh Quyet, Wakil Presiden Dewan Eksekutif Sangha Buddha Vietnam, mengatakan bahwa ada banyak kesulitan dan kekhawatiran, tetapi dengan tekad yang besar, delegasi Vietnam bekerja tanpa lelah, menyiapkan dokumen lengkap, menjelaskan, dan menjawab pertanyaan dari Dewan dan para ahli.
Yang Mulia Thich Thanh Quyet juga berbagi lebih banyak tentang proses negosiasi dengan sekitar 20 duta besar dari berbagai negara, yang memiliki suara penting dalam melindungi posisi dan peran pegunungan Yen Tu yang sakral, dengan menggunakan dokumen, bukti sejarah, dan nilai-nilai budaya untuk meyakinkan para duta besar untuk lebih memahami kedudukan agama Buddha Truc Lam.
Kompleks peninggalan dan lanskap Yen Tu-Vinh Nghiem-Con Son-Kiep Bac diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia berdasarkan kriteria (iii) dan (vi), sebagai bukti kombinasi unik antara negara, agama, dan rakyat dalam pembentukan identitas nasional Vietnam; bersama dengan lanskap suci yang terbentuk melalui interaksi yang sering dan dekat dengan alam dan sistem etika yang didasarkan pada cinta damai, pengembangan diri, toleransi, kebaikan, dan keharmonisan antara manusia dan alam.
Warisan ini merupakan bukti khusus bagi agama Buddha Truc Lam, sebuah tradisi budaya penting global yang didirikan oleh raja-raja Tran dan keluarga kerajaan, khususnya Kaisar Buddha Tran Nhan Tong, pada abad ke-13.
Sekte ini telah memadukan ajaran Buddha Mahayana dengan ajaran Konfusianisme, kosmologi Tao, dan kepercayaan asli masyarakat Vietnam, sehingga menciptakan tradisi yang menjunjung tinggi perdamaian, keharmonisan, dan hidup berdampingan secara harmonis.
Pengakuan UNESCO tidak hanya mengakui perjalanan usaha yang luar biasa tetapi juga menegaskan warisan budaya dan spiritual yang hidup, memberikan kontribusi yang unik dan abadi bagi warisan budaya dan spiritual umat manusia.
(Kantor Berita Vietnam/Vietnam+)
Source: https://www.vietnamplus.vn/cong-bo-gia-tri-noi-bat-cua-di-san-the-gioi-yen-tu-vinh-nghiem-con-son-kiep-bac-post1056239.vnp
Komentar (0)