Eropa mendenda perusahaan induk Facebook, Meta, lebih dari $840 juta karena melanggar undang-undang antimonopoli dan menyalahgunakan posisi dominannya untuk menekan para pesaing.
Komisi Eropa meyakini semua pengguna Facebook secara otomatis mengakses Facebook Marketplace, baik mereka menginginkannya atau tidak - Foto: AFP
Pada tanggal 14 November, Komisi Eropa mengumumkan denda lebih dari $840 juta untuk Meta atas praktik penyalahgunaan untuk mempromosikan layanan Facebook Marketplace-nya.
"Komisi Eropa telah mendenda Meta ... karena melanggar aturan antimonopoli Uni Eropa dengan menghubungkan layanan iklan baris daringnya, Facebook Marketplace, dengan jejaring sosial pribadinya, Facebook, dan memberlakukan ketentuan perdagangan yang tidak adil kepada penyedia layanan iklan baris daring lainnya," demikian pernyataan komisi tersebut, seperti dikutip kantor berita Reuters.
Denda tersebut muncul dua tahun setelah Komisi Eropa menuduh raksasa teknologi AS tersebut memberikan keuntungan tidak adil kepada layanan iklan baris Facebook Marketplace dengan menggabungkannya ke dalam platform media sosialnya.
“Semua pengguna Facebook secara otomatis dan teratur mengakses Facebook Marketplace, baik mereka mau atau tidak,” kata komite tersebut.
Selain itu, Meta memberlakukan persyaratan yang tidak adil kepada para pesaingnya dalam layanan periklanannya, yang memungkinkan perusahaan tersebut untuk "menggunakan data terkait iklan yang dihasilkan oleh pengiklan lain untuk keuntungannya sendiri di Facebook Marketplace."
Facebook meluncurkan Marketplace pada tahun 2016 dan berekspansi ke beberapa negara Eropa setahun kemudian.
Meta menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut, dengan alasan bahwa pengguna Facebook seharusnya dapat memilih untuk berpartisipasi di Marketplace atau tidak. Perusahaan juga menyatakan bahwa Eropa tidak memiliki bukti bahwa keputusan tersebut merugikan pesaing.
Namun, sementara itu, mereka akan patuh dan bekerja cepat untuk menemukan solusi.
Perusahaan berisiko didenda hingga 10% dari omzet global karena melanggar undang-undang antimonopoli Eropa.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/cong-ty-me-facebook-bi-chau-au-phat-hon-840-trieu-usd-20241114223428876.htm
Komentar (0)