
Sesi dialog membuka ruang untuk pertukaran pendapat jujur antara komunitas kreatif dan para pemimpin Kementerian, dengan fokus pada diskusi mendalam tentang isu-isu koridor hukum, lingkungan operasi, dan peluang kerja sama komersial di industri.

Menanggapi kekhawatiran terkait kebijakan dukungan, Wakil Menteri Tetap Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Le Hai Binh menegaskan bahwa prioritas utama Kementerian adalah membangun koridor hukum yang kokoh, menciptakan lingkungan yang memungkinkan para kreator beroperasi dengan baik. Sudut pandang inti yang diusung Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata adalah mendampingi komunitas agar konten tidak hanya "sesuai" dengan hukum, tetapi juga "menyentuh" psikologi pengguna dan mengikuti tren global.
Wakil Menteri menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat bergabung dengan Kementerian dalam mengkaji dan mendeteksi "celah" hukum dalam konteks kehidupan digital yang berubah pesat. Pada saat yang sama, beliau berjanji untuk menyediakan sumber data dan informasi yang standar dan autentik sebagai bahan sublimasi kreativitas.

Berbagi tentang solusi untuk menghubungkan dan mempromosikan perdagangan, Direktur Departemen Radio, Televisi, dan Informasi Elektronik Le Quang Tu Do mengatakan bahwa Vietnam iContent adalah inisiatif perintis untuk menghubungkan MCN (jaringan multi-saluran) dengan merek.
Ke depannya, Kementerian akan terus menyelenggarakan berbagai kegiatan lain di bawah arahan para pimpinan Kementerian, termasuk konferensi informasi orientasi bulanan dan khususnya pembentukan kelompok-kelompok bersama yang memberikan "topik" atau "perintah" untuk menciptakan hubungan langsung dan efektif antara MCN dan mitra dagang.
Menghadapi isu pelik periklanan ilegal seperti rokok elektrik, Direktur Le Quang Tu Do mengatakan bahwa pihak berwenang telah menerapkan mekanisme ganda yang menggabungkan algoritma otomatis (dengan tingkat pemindaian lebih dari 90%) dan faktor manusia untuk pengendalian. Ia menegaskan bahwa platform-platform besar secara aktif menerapkan AI untuk mencegah konten ilegal langsung diunggah.

Dalam rangka forum tersebut, Bapak Duong Anh Duc, Kepala Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Komite Partai Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa Kota Ho Chi Minh adalah kota yang dinamis, selalu siap menjadi "lahan subur" bagi pengembangan budaya dan kreatif.
Namun, beliau memberikan perhatian khusus pada tanggung jawab sosial KOL/KOC, karena pengaruh jutaan pengikutnya menuntut mereka untuk serius dalam pernyataan dan tindakan, menghindari hal-hal negatif. Beliau berjanji bahwa pemerintah kota akan selalu mendampingi dan mendukung kegiatan kreatif yang positif.

Dengan semangat dialog yang terbuka, para kreator konten memaparkan isu-isu praktis, kekhawatiran, dan strategi yang diusulkan untuk pengembangan industri kreatif digital. Melalui diskusi ini, para pimpinan Kementerian memberikan penjelasan langsung, arahan tepat waktu, dan komitmen spesifik untuk membangun koridor hukum yang aman dan lingkungan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam sambutan penutupnya, Wakil Menteri Le Hai Binh menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam dan berharap para kreator konten menyadari bahwa reputasi selalu berkaitan dengan peran dan tanggung jawab. Ia percaya bahwa dengan semangat, kebanggaan, dan kebaikan, kaum muda akan berkontribusi dalam membangun negara, menjadi mata rantai yang tak terpisahkan, baik dalam perekonomian maupun budaya.
Wamenlu juga menegaskan, pihaknya akan senantiasa mendampingi, mendukung, dan menciptakan ruang yang optimal bagi para kreator konten untuk berkembang secara positif, bergandengan tangan demi Vietnam yang gemilang.
Sumber: https://baovanhoa.vn/bao-chi/dien-dan-doi-thoai-giua-bo-vhttdl-va-cac-nha-sang-tao-noi-dung-so-184567.html






Komentar (0)