
Aplikasi tersebut berisi kode berbahaya yang dapat mencuri data pribadi sensitif pengguna (Foto: ST).
Bahkan iPhone dan ponsel Android generasi terbaru dapat menjadi sasaran kampanye serangan ini, yang menggunakan malware SparkKitty untuk mencuri semua gambar perangkat yang terinfeksi, menurut laporan oleh BleepingComputer.
Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkapkan bahwa kampanye tersebut telah berlangsung sejak Februari tahun lalu. Namun, yang membedakannya adalah malware tersebut telah berhasil menyusup ke App Store dan Google Play.
Secara khusus, para peretas bertujuan menemukan tangkapan layar yang berisi kunci akses dompet mata uang kripto.
Ini adalah rangkaian kriptografi unik yang membantu Anda memulihkan dan mengakses dompet Anda jika Anda lupa kata sandi, kehilangan perangkat, atau menghapus dompet Anda.
Begitu mereka mendapatkannya, para peretas dapat dengan mudah menguras mata uang kripto pengguna.
Kaspersky menjelaskan bahwa peretas menggunakan aplikasi perpesanan SOEX (yang menampilkan pertukaran mata uang kripto) untuk secara langsung menargetkan pengguna Android di Google Play Store.
Sementara itu, pada iPhone, mereka menggunakan aplikasi 币coin dari App Store untuk mencapai tujuan yang sama.
Meskipun Google telah menghapus aplikasi SOEX dari Play Store (saat artikel ini ditulis), aplikasi 币coin masih ada di App Store dan belum dihapus oleh Apple.
Oleh karena itu, jika Anda mengunduh salah satu aplikasi ini, segera hapus.
Selain itu, aplikasi ini harus diunduh dari situs web.
Perlindungan keamanan perangkat
Saran yang mendesak adalah agar pengguna menuliskan informasi kunci akses di atas kertas dan menyimpannya di tempat yang benar-benar aman, bukan menyimpannya sebagai foto di ponsel.
Selain itu, pengguna dapat terinfeksi malware dengan mengklik tautan berbahaya, mengunduh lampiran email dari pengirim yang tidak dikenal, atau melalui aplikasi di toko aplikasi resmi atau tidak resmi.
Oleh karena itu, pengguna harus sangat berhati-hati saat memasang aplikasi baru di iPhone atau ponsel Android mereka.
Perhatikan bahwa bahkan aplikasi resmi dapat terinfeksi malware.
Jika Anda menggunakan ponsel Android, pastikan Google Play Protect diaktifkan di perangkat Anda.
Aplikasi keamanan gratis ini akan memindai semua aplikasi Anda yang sudah ada dan aplikasi baru yang Anda unduh untuk mendeteksi malware atau aktivitas berbahaya lainnya guna menjaga keamanan perangkat Anda.
Jika ponsel Anda berisi banyak data sensitif, ada baiknya mengunduh aplikasi antivirus agar tetap aman.
Sumber: https://dantri.com.vn/cong-nghe/dien-thoai-co-the-bi-rut-sach-tien-neu-chua-ung-dung-nay-20250625221055749.htm
Komentar (0)