Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Hal-hal sederhana: Aroma musim gugur, nasi ketan dengan serpihan beras hijau, kebaikan hati sesama manusia.

Mengingat kembali pesona akhir musim gugur, Hanoi terasa lembut seperti melodi lama. Angin membawa aroma bunga susu, berhembus di setiap jalan, menyentuh kenangan mereka yang jauh dari rumah. Di tengah hiruk pikuk kehidupan, sekilas melihat pedagang kaki lima yang menjual ketan dengan serpihan beras hijau sudah cukup untuk membawa seseorang kembali ke alam kenangan di mana hal-hal sederhana tetap utuh.

Báo Đồng NaiBáo Đồng Nai15/11/2025

Aku berhenti dan membeli sebungkus nasi ketan dengan beras muda. Kehangatan menyebar melalui daun teratai, membawa aroma murni surga dan bumi. Setiap butir beras muda yang kenyal, dipadukan dengan kacang hijau, kelapa parut, dan sedikit biji wijen panggang, terasa sederhana namun seimbang sempurna. Di tengah kota modern, hidangan sederhana ini mempertahankan pesonanya yang sederhana dan akrab, seperti bagian dari jiwa Hanoi .

Makan nasi ketan dengan beras muda di pagi yang dingin, tiba-tiba aku teringat masa-masa kuliahku jauh dari rumah. Pagi-pagi buta dalam perjalanan ke kelas, sarapan hanyalah sebungkus nasi ketan dengan beras muda yang dibeli terburu-buru dari pedagang di luar gerbang sekolah. Saat itu, aku tidak punya banyak uang, tetapi segenggam nasi panas sudah cukup untuk memulai hari yang panjang dengan penuh energi. Aroma harum beras ketan, aroma samar sinar matahari di daun teratai, panggilan akrab para pedagang di kota kecil… semuanya menjadi kenangan tak terlupakan tentang masa mudaku yang sederhana namun indah.

Hari ini, di jantung kota Hanoi, saya sekali lagi menemukan perasaan hangat, akrab, dan penuh kasih sayang itu. Tanpa iklan yang mencolok, ketan dengan serpihan beras hijau diam-diam menceritakan kisahnya sendiri. Ini adalah kisah tentang ketekunan kaum pekerja, gaya hidup sederhana penduduk Hanoi, dan bagaimana mereka berbagi kehangatan melalui hadiah-hadiah kecil. Sebungkus ketan bukan hanya makanan sarapan, tetapi juga simbol hubungan antarmanusia – perasaan yang membuat bahkan pengunjung dari jauh pun merasakan keramahan dan kedekatan.

Hanoi mungkin paling indah di musim gugur, ketika semuanya melambat. Di tengah aroma harum beras muda, kita dapat mendengar irama jalanan, merasakan sifat halus, mendalam, dan sangat manusiawi dari penduduknya. Setiap langkah melewati Kota Tua, setiap kali kita mendengar seruan, "Nasi ketan panas dengan beras muda di sini…", hati kita terasa tenang. Ternyata, di tengah kehidupan modern, yang benar-benar memikat orang bukanlah gedung pencakar langit yang menjulang tinggi, tetapi cita rasa tradisional, perasaan menyentuh kenangan sendiri.

Di tengah hiruk pikuk jalanan kota, saya menyadari bahwa aroma beras muda bukan hanya sekadar rasa, tetapi juga kenangan, cara bagi warga Hanoi untuk melestarikan jiwa mereka di tengah arus modern. Seperti saya, banyak orang mencari penjual beras muda bukan hanya untuk dimakan, tetapi untuk menemukan kedamaian, untuk memperlambat langkah di tengah kekhawatiran mereka. Mungkin itulah mengapa Hanoi, meskipun berubah setiap hari, selalu membangkitkan kenangan indah. Karena di setiap butir beras hijau, bukan hanya ada aroma musim gugur, tetapi juga kebaikan hati manusia, hal-hal kecil yang cukup untuk membuat kota ini kaya akan semangat Vietnam.

Aku meninggalkan pojok jalan, membawa sebungkus nasi ketan yang masih hangat di tanganku. Aroma daun teratai masih melekat di ujung jariku, mengingatkanku bahwa ada hal-hal sederhana yang cukup untuk menenangkan jiwa. Aroma musim gugur, nasi ketan dengan butiran beras muda, dan kehangatan manusia – tiga cita rasa yang bercampur menjadi satu untuk menciptakan esensi Hanoi, membuat siapa pun yang pernah berkunjung ingin kembali, hanya untuk menemukan sedikit kedamaian di tengah kesibukan hidup ini.

Gantungkan Aku

Sumber: https://baodongnai.com.vn/van-hoa/202511/dieu-gian-di-huong-thu-xoi-com-tinh-nguoi-71908bf/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Halaman

Halaman

Peringatan 80 Tahun A

Peringatan 80 Tahun A

Nenek dan cucu perempuan

Nenek dan cucu perempuan