Lobster Australia memiliki berat 1-3 kg, bahkan 5 kg. Ciri khas lobster jenis ini adalah cangkangnya yang berwarna merah mencolok, dagingnya yang padat dan manis. Lobster ini juga merupakan makanan laut berkualitas tinggi di Australia.
Dalam beberapa tahun terakhir, lobster Australia telah muncul di pasar Vietnam. Dengan demikian, lobster Australia Barat biasanya berharga 1,7-2 juta VND/kg; sementara lobster Australia Selatan berharga 2-2,3 juta VND/kg, tergantung waktu.
Meskipun harganya mahal, makanan laut impor ini masih populer di kalangan orang kaya untuk dibuat hidangan kukus, panggang, sashimi...
Menjelang Tahun Baru Imlek, lobster Australia dijual melimpah di pasar daring dan toko makanan laut. Menariknya, harga lobster jenis ini tiba-tiba anjlok tajam, berlawanan dengan tren kenaikan harga komoditas menjelang Tet.
Berbicara kepada PV. VietNamNet , Tn. Le Anh Tu - pemilik toko makanan laut kelas atas di Hoang Mai ( Hanoi ) - mengakui bahwa harga lobster Australia berada pada harga yang sangat rendah.
Toko Pak Tu telah mengimpor dan menjual lobster Australia selama beberapa tahun. Di Australia, musim terbaik untuk menangkap lobster adalah dari bulan November hingga Juni tahun berikutnya. Artinya, ini adalah musim penangkapan utama, dengan pasokan yang melimpah, sehingga harga telah menurun. Namun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, lobster Australia saat ini relatif murah.
"Dengan lobster Australia hidup, ini pertama kalinya saya menjualnya dengan harga kurang dari 1,5 juta VND/kg," kata Pak Tu. Namun, jumlah lobster yang dikonsumsi masih sangat rendah.
Menurut Bapak Tu, Tahun Baru Imlek adalah musim puncak konsumsi makanan laut kelas atas. Orang-orang tidak hanya membelinya untuk pesta akhir tahun, tetapi juga sebagai hadiah. Tahun ini, ekonomi sedang sulit, dan keluarga-keluarga sedang berhemat, sehingga konsumsi makanan laut, termasuk lobster Australia, menurun drastis.
"Tahun lalu, menjelang Tet, pesanan begitu banyak sehingga para pengirim barang tidak dapat memenuhi pengiriman. Pada Tet tahun ini, jumlah makanan laut yang terjual menurun sekitar 40-60% dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Bapak Tu.
Menjual lobster Australia dengan berat 1-4 kg/ekor hanya seharga 1,4 juta VND/kg, Bapak Bui Huy Phuc, pemilik toko makanan laut di Tay Ho (Hanoi), berkomentar bahwa dengan harga tersebut, lobster Australia hanya lebih mahal dibandingkan lobster Alaska tetapi jauh lebih murah dibandingkan jenis lobster lain di pasaran.
Namun, harga rendah itu tetap tidak laku. Pak Phuc ingat bahwa pada minggu terakhir bulan Desember tahun lalu, tokonya menjual hampir 200 lobster Australia. Pada tanggal 28 Desember, banyak pelanggan yang memesan, tetapi tidak ada lagi yang tersisa.
Sekarang tanggal 26 Desember, tetapi pesanan masih sepi. Rata-rata, hanya sekitar 10 udang yang terjual setiap hari.
"Pelanggan hanya membeli lobster karena harganya murah," ujarnya. Di toko, setiap kali lobster diiklankan dengan harga 650.000 VND/kg, pelanggan berlomba-lomba membelinya. Pagi ini, ada 4 lobster Australia yang diiklankan dan langsung ludes terjual.
Di pasaran, lobster Australia hidup dengan berat 1-1,2 kg/ekor dihargai 1,05-1,25 juta VND/kg, sementara lobster dengan berat 1,2-3 kg/ekor dihargai 1,15-1,5 juta VND/kg. Beberapa toko bahkan menjualnya dengan harga kurang dari 1 juta VND/kg.
Ham Spanyol, yang dikenal sebagai daging babi terbaik di dunia , yang dulunya mahal, kini lebih murah dari sebelumnya. Sementara itu, daging babi hutan utuh yang menjadi spesialisasinya juga cukup murah, tetapi hanya sedikit pelanggan yang membelinya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)